Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Polda NTB Tindak Tegas Oknum Polisi, Bersama Debt Collector Todongkan Pistol ke Nasabah

Senin, 27 September 2021 | 23:06 WIB Last Updated 2021-09-27T16:06:49Z
Beri keterangan pers.


Mataram, fajarharapan.id - Polda NTB menindakan tegas oknum polisi berinisial IMP yang diduga bersama penagih hutang dengan menodongkan pistol ke salah seirang nasabah di Desa Bagek Polak Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (24/9/2021) lalu.


Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal S.I.K., M.H, Melalui Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.Si menegaskan bahwa oknum polisi tersebut telah melakukan pelanggaran disiplin. Dalam artian melakukan tindakan di luar ketentuan dan kewenangannya selaku anggota Polri.


"Kami menindak tegas oknum anggota Polri tersebut sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku," tegas Artanto kepada wartawan ini di kantornya, Senin (27/9/2021) sekitar pukul 19.30 Wita.


Belakangan diketahui bahwa oknum polisi tersebut perlihatkan pistol mainan kepada korban, hasil pemeriksaan pelaku oleh Bid Propam Polda NTB, Pistol yang dipakai oknum polisi tersebut adalah pistol mainan jenis korek api.


Meski demikian Polda NTB tetap akan memberikan sanksi tegas kepada oknum Polisi tersebut, karena telah melanggar disiplin sebagai anggota Polri.


"Meski dia menggunakan pistol mainan kami tetap akan menindak tegas dan menghukum anggota tersebut," tegas Artanto.


Dijelaskan oknum polisi tersebut saat ini masih berpangkat Briptu, pada dasarnya secara aturan Briptu belum diperbolehkan memegang senjata api genggam organik.


"Karena anggota ini masih Briptu dan belum diperbolehkan membawa senpi organik, mungkin ini alasannya menggunakan senpi mainan untuk menakuti korban," jelas Artanto.


Saat ini oknum polisi tersebut sudah ditangani oleh Bid Propam Polda NTB untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.


Dalam waktu dekat Polda NTB akan melakukan sidang disiplin terhadap oknum anggota polisi tersebut, baru setelah itu akan diberikan sanksi sesuai kententuan yang berlaku.


"Saya tegaskan siapa saja oknum polisi yang melakukan pelanggaran kami akan tidak tegas, untuk itu saya harap kejadian ini dapat dijadikan pelajaran bagi anggota polisi yang lainnya khususnya di NTB," tutupnya. (Cismi)

ADSEN KIRI KANAN