Notification

×

MGID ATAS

Adsen

PMI Banjarmasin Bantah Pungut Biaya ke Pedonor, Hanya Kutip Biaya Pengganti Pengolah Darah

Selasa, 07 September 2021 | 11:18 WIB Last Updated 2021-09-07T04:18:34Z
Kantor PMI Banjarmasin.


Banjarmasin, fajar harapan.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) membantah ada isu memungut uang kepada pedonor darah. Isu itu beredar dan santer di media sosial (medsos), sehingga menjadi viral.


Viralnya isu tersebut, sehingga pengurus PMI Banjarmasin angkat suara dan menganggap isu yang beredar luas di kalangan masyarakat tersebut diklaim hoax. 


Beredarnya isu pedonor dikenakan biaya saat mendonorkan darahnya untuk PMI. Isu itu dibantah keras oleh kepala UDD PMI Kota Banajrmasin. Dr. Ramadhan Sumpit, Selasa (7/9/2021).


Kabar mengenai PMI melakukan pemungutan liar itu beredar disalah satu media besar ternama yang ada di Kota Banjarmasin beberapa minggu lalu. Sontak dengan beredarnya kabar yang dianggap hoax tersebut membuat PMI Kota Banjarmasin menjadi buah bibir dimana-mana.


"Dari dulu kami berdiri PMI Kota Banjarmasin ini tidak pernah meminta atau pun memungut biaya pengambilan tranfusi darah kepada pedonor, itu tidak pernah malahan pedonor yang datang ke sini untuk mendonorkan darahnya ketika selesai kami beri bingkisan sebagai tanda terimakasih kami karena telah bersedia mendonorkan darahnya ke pihak PMI Kota Banjarmasin," terang Rama, Selasa (7/9/2021).


Menurut Rama, pihaknya juga sempat kaget ketika isu itu beredar dan dikabarkan PMI melakukan pungutan liar. Rama pun menduga itu adalah orang yang ingin merusak reputasinya bersama PMI.


"Sebenarnya itu bukan pemungutan liar akan tetapi itu adalah BPPD (Biaya Pengganti Pengolah Darah --red). Bagi pasien yang memerlukan tranfusi darah dan biaya yang dikeluarkan bisa diambil entah melalui si pasien sendiri, BPJS, KIS pemerintah, bahkan juga dana umum yang mana itu ditanggung oleh RS yang bersangkutan jika itu diperlukan," ujar Rama memberi alasan.


Jadi ingat sekali lagi PMI dari dulu tidak pernah meminta pemungutan biaya sepeserpun kepada para pasien yang ingin mendonorkan darahnya jika pun ada isu itu menyebar lagi maka dapat dipastikan itu hoax. 


Yang dimaksud di sini iyalah biaya pemeliharaan dan pengolahan darah, perekrutan donor, pengadaan kantung, bahan pakai medis dan non medis, pemeriksaan HB, uji saring penyakit, uji cocok serasi, penggantian alat, pemeliharaan, dan biaya penunjang lainnya. (feb)

ADSEN KIRI KANAN