Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Pemkab Lobar Bersama Bea Cukai Terus Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Rabu, 22 September 2021 | 19:30 WIB Last Updated 2021-09-22T12:30:12Z
Personel Satpol PP periksa kedai pedagang yang menjual rokok ilegal


Lombok Barat, fajarharapan.id  -Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) melalui Satuan Polisi Pamong Praja bersama Bea Cukai Mataram gencar lakukan Sidak (inspeksi mendadak) peredaran rokok ilegal di daerah tersebut, Selasa (22/9/2021).


Sidak itu dilakukan pada para pedagang di seputaran wilayah Pasar Gunungsari dan pedagang pinggir jalan wilayah Mambalan Lombok Barat.


Kasat Pol PP Lobar Hj.Baiq Yeni S Ekawati melalui Kabid Penegakan Zuhandi Bahari Satuan Pol PP Kabupaten Lombok Barat, mengatakan bahwa dengan dilakukan sidak di wilayah pasar Gunungsari dan Mambalan agar dapat memberikan efek jera kepada para pedagang yang masih menjual Rokok ilegal dan palsu.


Bukan hanya itu, Zuhandi juga mengatakan dari beberapa penindakan paling banyak di pedagang pinggiran, namun di daerah pasar tetap dilakukan sosialisasi dan mendata para pedagang agar tidak menjual Rokok ilegal.


"Kalau di pasar, jika di temukan langsung di sita, ada juga pedagang yang mengaku, ini hasil sosialisai yang kemaren iya, kami jawab iya bu. Jadi kami tetap menghimbau para pedagang agar tidak menjual lagi Rokok ilegal dan kita tetap mendata para pedagang, untuk agenda selanjutnya kita akan sasar lokasi batulayar, Kuripan, dan Labuapi," tegasnya


Dengan kehadiran Tim Gempur Rokok Ilegal lebih memperkenalkan para pedagang mana jenis Rokok kemasan ilegal, pita cukai palsu, rokok hasil tembakau kemasan dengan tanpa pita cukai (polos), hasil tembakau kemasan dengan pita cukai bekas dan rokok / hasil tembakau kemasan dengan pita cukai salah penempatan.


 "Peredaran cukai rokok ilegal dan penggunaan pita cukai palsu membuat pendapatan daerah dan negara rugi dari penerimaan yang bersumber cukai tembakau dan rokok sehingga Satpol-PP bersama Bea Cukai Mataram gencar pengawasan," terangnya


Bukan hanya itu, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea cukai Mataram I Putu Alit Ari Sudarsono melalui Khairul Wahyudi selaku seksi penindakan dan penyidikan menegaskan khsusnya bagi yang tidak memiliki izin dan mau membuat Merek bisa langsung menghubungi Kantor Bea Cukai agar izinnya resmi dan tidak ilegal.


"Bagi yang tidak memiliki pita cukai, kita lakukan penindakan, terdapat sekitar 10 penindakan, jumlahnya ada yg 6 bungkus,  30 bungkus, 4 bungkus dari beberapa merek, dan dilakukan pemanggilan kepada pemiliknya apa ini unsur kesengajan atau tidak," terangnnya


Khairul juga menyebutkan bahwa Bea Cukai Kota Mataram bersama Pemkab Lobar SatPol PP Lobar sudah melakukan kegiatan sosialisasi lebih dan menggelar sidak seperti saat ini di Wilayah Pasar Gungungsari guna membrantas peredaran Rokok ilegal dan memberikan efek jera kepada pedagang yang masih bertahan menjual Rokok ilegal


"Target penjaringannya di fokuskan ke wilayah Pasar Gunungsari dan disepanjang jalan terus dilakukan Sosialisasi," terangnnya


Ia menghimbau pada masyarakat untuk terus lebih bijak dalam mengkonsumsi barang Kena Cukai, sebelum menerima barang melakukan pengecekan barang ilegal atau legal.


"Jangan sampai terus mengkonsumsi barang ilegal, terkait dengan merek bersainglah secara sehat, ingat jauhi peredaran pita cukai rokok ilegal dan palsu," tutupnya. (Ndi)

ADSEN KIRI KANAN