Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Mengerikan, Warga Temukan Mayat Terkoyak-koyak

Rabu, 01 September 2021 | 12:38 WIB Last Updated 2021-09-01T05:38:33Z
Lokasi penemuan mayat yang terkoyak-koyak telah diberi garis polisi.

Lombok Timur, fajarharapan.id - Kapolsek Aikmel AKP I Made Sutama menginfokan pihaknya mendapatkan konfirmasi dari warga Dusun Lingsar, Desa Ramban Biak, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada 30/08/2021, kemarin. Info itu berisi tentang mayat yang tersayat lehernya dan terkoyak-koyak, ditemukan di jalan usaha tani.


"Kami langsung ke TKP untuk menenganinya, dan memang benar adanya. Tim kami pun langsung mengevakuasi mayat tersebut." Paparnya, Selasa (31/8/2021).


Penemuan mengerikan itu terjadi hari Senin 30/08/2021 sekitar pukul 10.30 WITA oleh seorang warga. Pada hari itu saksi sedang berkendara di sekitar TKP. Sontak melihat orang yang pertama kali dia duga hanya orang yang tertidur pulas.


Kemudian dia turun, ketika diperiksa dengan seksama, warga tersebut kaget. Dia pun ketakutan berteriak memberitahukan warga lain di sekitarnya.


Dari penjelasan warga sekitar, diduga terjadi bunuh diri itu pada malam hari, pernyataan itu diperjelas oleh warga yang memiliki pabrik batu-bata yang terletak di sekitar kejadian. Warga tersebut mendengar kelompok anjing yang menggonggong dan aungannya, momen ini dikira menjadi penanda atas kejadian itu. Kemudian penanda itu dibuktikan dengan penemuan mayat pada pagi menjelang siang.


"Ketika ditemukan, mayat itu dalam keadaan tergorok dan juga terkoyak-koyak, seperti dimakan oleh binatang buas, mungkin biawak atau anjing liar. Mulutnya tidak ada, telinga kanan, dan ada beberapa jari kakinya juga" Jelas salah satu warga di desa tersebut.


Sementara diduga, korban mengalami gangguan jiwa. Kurang lebih berusia 40 tahun. Korban diperkirakan bunuh diri dengan menyayat lehernya sendiri dengan parang, karena gangguan jiwa. Untuk luka yang seperti dikoyak-koyak dan hilangnya beberapa bagian tubuh, diperkirakan dari binatang buas.


"Dia orang gila, kami sering lihat korban di sekitar, dan dia juga baru pulang sekitar 3 bulan lalu dari rumah sakit jiwa," tutur salah seorang warga yang ikut melihat kejadian itu di TKP. "Saat diperiksa oleh petugas, ada parang yang sudah berlumur darah di dekat tubuhnya", lanjutnya.


Kemudian petugas langsung membawa mayat itu ke Puskesmas Aikmel.


"Mayat korban langsung dievakuasi dan di bawa ke Puskesmas Aikmel, untuk dilakukan visum. Dan hasil visum dokter Puskesmas,  ditemukan  luka sayat pada leher korban dengan panjang 20 sentimeter dan kedalaman 5 sentimeter," papar I Made Sutama.


Lanjutnya, mengenai luka-luka yang lain, belum ada konfirmasi dari pihak Puskesmas. (Zan)

ADSEN KIRI KANAN