Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Kisah Sukma Enggalita Sedayu, Mahasiswa UM Metro Hafiz Quran 30 juz

Minggu, 05 September 2021 | 09:59 WIB Last Updated 2021-09-05T03:05:32Z
Lampung - Sukma Enggalita Sedayu Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Lampung mengungkapkan bahwa ia telah menghafal Al-Qur’an 30 Juz untuk kedua kalinya. 

Mulai menghafal setelah tinggal di Pesantren IT Baitul Muslim Way Jepara dari SMP kelas 1 sampai lulus SMA, sekitar 7 tahun sebenarnya hafalan 30 Juz, hanya saja belum mutqin (kuat), sehingga ketika lulus banyak yang hafalan hilang. 

Kemudian dia kembali menghafal semasa kuliah selama tinggal di Attanwir Metro,” ujar mahasiswi kelahiran 2002 ini.

Menurutnya, dalam sehari, ia biasa menghafal 4 halaman dalam 3 jam di bawah bimbingan Ustadzah Masna Irhamyah.

“Mulai hafalan biasanya setelah bangun tidur, hafal dari tadi malam setoran subuh, lalu setor lagi jam 10 pagi. Ba’da dhuhur biasanya saya gunakan untuk hafalan diri untuk titipan ba’da ashar. Sehari biasanya setoran hafalan 2 lembar. Untuk belajar di gubuk biasanya dimulai pada sore hari hingga jam 9 malam,” kata Enggal.

Saat ditanya tentang motivasi menghafal Al-Qur’an, putri Pak Imron Rosadi ini mengaku ingin memberikan mahkota cahaya kepada kedua orang tuanya.

“Saya ingin memberikan mahkota cahaya kepada kedua orang tua saya di surga-Nya nanti. Selain itu, saya juga ingin mengamalkan hadits yang berbunyi: Sebaik-baik manusia adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya,” imbuhnya.

Rutin Muroja’ah

Saat ini ia rutin melakukan muroja’ah dalam rangka persiapan tasmi’ 30 juz atau tes hafalan yang akan berlangsung pada akhir tahun 2021.

Enggal juga mengaku memiliki beberapa kendala saat menghafal Al-Qur’an, yang juga dirasakan siswa secara umum, yaitu murung.

“Sulitnya menghafal sangat tergantung mood, kalau mood bagus kadang hafalan, Alhamdulillah, mengikuti dengan lancar dan cepat. Tapi kalau lagi bad mood, malas, bosan banget,” tambah Enggal.

Namun, Hafidzah dengan motto hidup ‘Letakkan Al-Qur’an di hatimu, dan genggam dunia dengan tanganmu’ merasa mendapat dukungan luar biasa dari orang-orang sezamannya yang berjumlah 40 orang.

“Senang bisa menjadi bagian dari Attanwir yang telah memfasilitasi program mahasiswa, mahasiswa UM Metro bisa menghafal (Al-Qur’an) sambil belajar. 

Saya juga dikelilingi teman-teman yang mendukung, menyemangati, dan bisa membuat saya lebih termotivasi dan terbiasa istiqomah dengan Al-Qur’an,” terang mahasiswi berusia 19 tahun itu.(*)

ADSEN KIRI KANAN