Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Kementerian Agraria dan Tata Ruang Bahas Kawasan Perkotaan Pasar Usang

Rabu, 29 September 2021 | 08:06 WIB Last Updated 2021-09-29T01:11:28Z

Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas Kawasan Perkotaan Pasar Usang, Batang Anai di Hotel Rocky Padang.



Parit Malintang, fajarharapan.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas Kawasan Perkotaan Pasar Usang, Batang Anai.


Kegiatan FGD ini untuk penjaringan isu kewilayahan dan isu prioritas pembangunan berkelanjutan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pasar Usang di Hotel Rocky Padang, Rabu (29/09/21).


Wakil Bupati Padang Pariaman Drs. Rahmang, MM., mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ATR yang telah mengalokasikan pelaksaaan kegiatan bantuan teknis penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Pasar Usang.


Ia mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya. Juga berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan penyusunan RDTR hingga menjadi Peraturan Bupati Padang Pariaman.


"Kami menyadari bahwa dokumen RDTR merupakan pedoman dan acuan dalam proses perizinan yang harus disusun pemerintah daerah sebagai amanat Undang Undang Cipta Kerja," ujar Rahmang


Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Rudi Repenaldi Rilis, S.STP., MM., menyebutkan semakin pesatnya dinamika pembangunan Provinsi Sumatera Barat, khususnya Padang Pariaman. Apalagi telah direvisinya RTRW Kabupaten Padang Pariaman diiringi Perda nomor 5 Tahun 2020 sebagai payung hukum RTRW 2020-2040.


"Penataan ruang di Kabupaten Padang Pariaman menjadi hal yang sangat penting. Hal demikian demi mewujudkan tata ruang untuk kehidupan yang nyaman, produktif, berkelanjutan dan berkualitas," ungkap dia.


Menurut dia, sesuai amanat Undang-Undang bahwa setiap RTRW itu wajib mempunyai Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai turunannya yang bisa terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS) dalam pemberian perizinan penggunaan dan pemanfa'atan ruang nantinya.


"Dalam penyelengaraan penataan ruang, pengendalian dan pemanfaatan ruang adalah bagian yang terpisahkan dari proses penataan ruang. Dan salah satu alat pengendalian penataan ruang itu adalah RDTR dan Peraturan Zonasi," tegas Rudi.


Kata dia, kegiatan FGD 1 dan Konsultasi Publik 1 RDTR Kawasan Perkotaan Pasar Usang ini bertujuan untuk menjaring isu kewilayahan dan isu pembangunan strategis pada kawasan perencanaan pada kawasan perkotaan Pasar Usang.


Ia berharap agar kesemua peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Sehingga dapat memberikan saran dan masukan yang konstruktif dalam penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Pasar Usang ini. (suardi)

ADSEN KIRI KANAN