Notification

×

MGID ATAS

Adsen

IHSG Diprediksi Melemah

Jumat, 24 September 2021 | 06:23 WIB Last Updated 2021-09-23T23:23:11Z
ilustrasi


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (24/9/2021). Pelemahan indeks saham masih terkait kebijakan tapering oleh The Fed, bank sentral AS.


Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebutkan informasi awal The Fed mengenai tapering off pada November 2022 menjadi sentimen negatif.


"IHSG diprediksi melemah," kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 6.104 dan resistance 6.197.


Hal berbeda disampaikan Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya. Menurut dia, penguatan indeks saham masih bisa terjadi, mengingat IHSG bisa menjaga level support-nya.


Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.969 dan resistance 6.202.


Adapun saham-saham pilihannya, yaitu ITMG, BBCA, AKRA, AALI, ICBP, BBRI, dan ASRI.


Pada perdagangan sebelumnya, yakni Kamis (23/9), IHSG menguat ke 6.142 atau naik 34,44 poin atau 0,56 persen.


Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih di seluruh pasar sebesar Rp871,18 miliar. (*)




ADSEN KIRI KANAN