Notification

×

MGID ATAS

Adsen


Demi Ilmu Kebal, SI Cabuli Anak Bawah Umur

Kamis, 30 September 2021 | 23:50 WIB Last Updated 2021-09-30T16:50:43Z

.


Lombok Utara, fajarharapan.id - Tim Puma Sat Reskrim bersama Opsnal Unit Reskrim Polsek Bayan, jajaran Polres Lotara berhasil mengamankan 1 (Satu) orang tersangka persetubuhan atau pencabulan terhadap anak dibawah umur yang berinisial BN (11) tahun, asal Dusun Teres Genit, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (30/9/2021).


Penangkapan pelaku Berdasarkan laporan ayah korban yang bernama Jitalip (32) tahun, dengan LP/134/IX/2021/SAT RESKRIM RES.LOTARA/NTB 30 September Tahun 2021.


Tim langsung bergerak cepat untuk melakukan penangkapan di wilayah Dusun Teres Genit, namun pelaku berhasil mengetahui kedatangan tim dan berhasil melarikan diri, kemudian tim berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang mau mencoba melarikan diri keluar pulau Lombok, tim berhasil mengamankan pelaku di Dusun Barong Birak, Fesa Sambik Ellen, Kecamatan Bayan, KLU.


Adapun Identitas pelaku yang melakukan pencabulan kepada anak dibawah umur yang berinisial SI (27) tahun, beralamat Dusun Teres Genit, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, KLU. 


Dijelaskan, modus pelaku pada awal kejadian terhadap korban (BN) yaitu dengan Iming imingkan memberikan uang jajan sebesar Rp. 5000 rupiah, kemudian memaksa korban untuk melakukan hubungan badan di salah satu gubuk kosong ditengah sawah samping rumah kakek korban. 


Sementara itu, ayah korban menceritakan kronologisnya yang berawal sekitar bulan Agustus 2021 pelapor, (ayah korban) malam hari selesai pulang kerja dari sawah melihat BN (Korban) menangis, sambil di tanyakan oleh pelapor kepada korban kenapa menangis?

"Oleh korban di jawab bahwa korban telah di setubuhi oleh saudara SI, dan pelapor menanyakan kembali kepada korban, namun korban ketakutan dan sudah di ancam oleh saudara SI apabila menceritakan kepada siapapun akan dibunuh," kata ayah korban.


"Padahal pelapor sering menitipkan anaknya inisial BN kepada kakeknya, kemudian kakeknya korban sering mengajak pergi ke sawah untuk bertani dan di sanalah di sawah kakeknya korban sering bertemu dengan Pelaku, sehingga terjadilah persetubuhan tersebut terhadap korban berulang kali.


Setelah di lakukan penangkapan tersangka SI yang bertempat di Dusun Barong Birak, Desa Sambik Ellen, Kecamatan Bayan, saat akan kabur keluar pulau.


Adapun ditemukan barang bukti milik korban oleh pesonil tim Puma Polres Lotara bersama Opsnal reskrim Polsek Bayan. Kemudian untuk mengatasi kemarahan dan amukan warga tim membawa pelaku ke mako sat reskrim res Lotara untuk proses lebih lanjut.


Kemudian setelah dilakukan introgasi oleh tim terhadap pelaku, pelaku menerangkan, bahwa dasar melakukan pencabulan tersebut untuk mempelajari ilmu kekebalan tubuh dimana pelaku harus bersetubuh dengan anak-anak dan perempuan dewasa sebagai syarat mendapatkan ilmu tersebut," ucapnya.


Akibat perbuatan pelaku yang berinisial SI tersebut terhadap korban akan dikenakan Pasal dan dipersangkakan dengan Pasal 81 Ayat (1) Jo Pasal 76D dan atau pasal 82 Jo Pasal 76E Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 Perubahan Atas Undang-Undang RI No 23 Tahu n 2002 Tentang Perlindungan Anak. (Hen)


ADSEN KIRI KANAN