Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Bupati Tanah Datar Sampaikan Nota Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021

Sabtu, 11 September 2021 | 14:03 WIB Last Updated 2021-09-11T07:03:27Z
.

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Bupati Tanah Datar, Eka Putra memjawab pertanyaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanah Datar pada Acara Paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Anton Yondra, jumat ( 10/9/2021) di Ruang DPRD Tanah Datar, Pagaruyung.


Penjelasan Bupati tersebut merupakan rangkaian mekanisme proses Pengusulan Ranperda tentang Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dimana  Fraksi DPRD menyampaikan pemandangan umumnya dalam Rapat  Paripurna sebelumnya.


Bupati Ekap Putra juga menyampaikan dalam penyusunan Ranperda Perubahan APBD tahun Anggaran 2021, berpedoman pada pokok-pokok kebijakan yang mendasari, seperti perubahan kebijakan pendapatan daerah, pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pedapatan daerah yang sah serta perubahan kebijakan belanja daerah.


Eka Putra menjelaskan, pendapatan daerah pada Ranperda Perubahan APBD diperkirakan sebesar Rp1.252.424.455.199,40,. Dimana terjadi penurunan sebesar Rp 47.929.109.726,60, atau 3,69% dibandingkan APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp1.300.353.564.926,00.


Dikatakan, pendapatan daerah sendiri merupakan komponen dalam membiayai pelaksanaan pembangunan daerah, terdiri dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan pendapatan daerah lainnya.


“Dalam rinciannya, Pendapatan Asli Daerah dianggarkan sebesar Rp 113.794.044.985,00 secara umum terjadi penurunan sebesar Rp 16.774.959.7882,60 atau (12,85%) dibandingkan APBD 2021. Sedangkan dana perimbangan sebesar Rp 916.144.409.557,00 juga terjadi penurunan secara umum sebesar Rp 41.975.908.443,00 atau 4,38% dibandingkan APBD 2021,” jelasnya.


Sedangkan, anggaran belanja daerah pada Ranperda tentang perubahan APBD tahun2021 ini sebesar Rp1.320,500.644.172,00 terjadi penurunan sebesar Rp 28.301.652.769,67 atau 2,10% dibandingkan dengan APBD tanun anggaran 2021 sebesar Rp1.348.802.296.941,00.


Lebih lanjut, pembiayaan sebesar Rp 68.076.188.972,93 bertambah sebesar Rp 19.627.456.956,93 atau 40,51%  dibandingkan dengan APBD tahun 2021  sebesar Rp 48.448.732.016,00.


Diakhir penjelasan Bupati  berharap agar Ranperda perubahan APBD ini dapat berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (V.St.Saidi)

ADSEN KIRI KANAN