Notification

×

MGID ATAS

Adsen


Awas Cuaca Eksrim, Banjir Kepung Kota Padang Ratusan Warga Mengungsi

Kamis, 30 September 2021 | 09:33 WIB Last Updated 2021-09-30T02:33:27Z

Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino terjun ke Perumahan Mega Permai I untuk mengevakuasi warga yang terkena banjir, Rabu (29/9/2021) malam. (dok afrino)


Padang, fajarharapan.id - Sepanjang, Rabu - Kamis pagi (29-30/9/2021) hujan dengan intensitas tinggi guyur Kota Padang dan beberapa kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat (Sumbar). Akibatnya banjir menggenangi rumah warga sampai sepinggang orang dewasa. Ratusan warga diungsikan.


Di Kota Padang sejumlah titik banjir menggenangi rumah warga. Yang terparah terdapat di Kompleks Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Hujan merendam ratusan rumah warga, ratusan warga terpaksa diungsikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Wilayah Jondul Rawang, merupakan daerah langganan banjir. Setiap hujan lebat lokasi tersebut selalu kebanjiran dan kondisinya rendah juga bandar pembuangan air tidak memadai, sehingga air menggenangi lokasi tersebut.


Ketika hujan tiba, lanjutnya warga Jondul Rawang selalu was-was sebab jika tidak berhenti tentu debit air akan semakin tinggi dan memasuki rumah warga.


Selain di Jondul, genangan air juga terjadi di jalan-jalan utama sepeti Khatib Sulaiman dan Pasar Raya Kota Padang. Sejumlah kendaraan mogok karena pengendara memaksa menerobos genangan air.


Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau sudah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas tinggi.


Untuk Kota Padang, BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Kuranji, Pauh, Lubuk Begalung, Padang Selatan, dan Bungus Teluk Kabung.


Banjir juga menghantam di Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Lubuk Begalung. Khusus di Lubeg banjir terparah terdapat di Simpang Arai Pinang. Puluhan rumah digenangi air mencapai satu meter. Puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat mogok karena nekad menerobos genangan air.


Banjir juga menggenangi Kecamatan Koto Tangah. Terparah terdapat di Perumahan Mega Permai 1 dan Kelurahan Padang Sarai. Puluhan rumah tidak luput dari sasaran banjir tersebut. Warga terpaksa mengunsikan peralatan rumah tangga, khususnya barang elektronik. 


Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau sudah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas tinggi.


Untuk Kota Padang, BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Kuranji, Pauh, Lubuk Begalung, Padang Selatan, dan Bungus Teluk Kabung.(ab)


ADSEN KIRI KANAN