Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Satlantas Polres Lobar Sikat Balap Liar di Penas

Rabu, 25 Agustus 2021 | 08:17 WIB Last Updated 2021-08-25T01:17:11Z
Balapan liar dirazia Polres Lombok Barat, NTB


Lombok Barat, fajarharapan.id -  Jajaran Satuan Lalulintas Polres Lombok Barat NTB mengamanan enam unit kendaraan roda dua yang kedapatan melakukan balap liar di Bundaran Penas, seputaran Kantor Bupati Lombok Barat.


Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Polda NTB Iptu Agus Rachman, SH mengatakan tindakan ini dilakukan, sebelumnya berdasarkan laporanmasyarakat, bahwa di area itu kerap dijadikan arena balap liar.


“Bukannya tidak pernah dilakukan tindakan, rupanya setiap akan dilakukan penindakan sebelumnya, para pelaku balap liar ini telah mengetahui kedatangan petugas,” ungkapnya, Rabu (25/8/2021).


Sebelum petugas sampai di lokasi, para pelaku balap liar tersebut keburu membubarkan diri, sehingga jajaran Satlantas Polres Lombok Barat kemudian merubah cara bertindaknya.


“Berdasarkan pengalaman tersebut, kemudian dilakukan dengan hunting system, sehinga berhasil mendapati mereka yang sedang melakukan balap liar,” katanya.


Saat melakukan hunting, ditemukan pengendara roda dua, melakukan balapan liar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas dan mengganggu situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran kalulintas. 


“Sehingga hal ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat sekitar, dan langsung ditindak lanjuti,” ujarnya.


Dalam penindakan ini, terjaring enam unit kendaraan roda dua dan langsung diberikan sanksi berupa bukti pelanggaran (tilang).


Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa, lima unit  kendaraan roda dua dan satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).


Menurutnya, jajaran Satlantas Polres Lombok Barat sangat antensi pelanggaran kasat mata yang berpotensi kecelakaan lalu lintas.


“Diantara pelanggaran tanpa helm, knalpot brong, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan HP saat berkendara,” imbuhnya.


Dijelaskan pula bahwa, sebagaimana di atur dalam Undang Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan. (Ndi)

ADSEN KIRI KANAN