Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Warga Padang Terima BST dan Beras pada Masa PPKM

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB Last Updated 2021-07-27T15:33:09Z
Gubernur Sumar Mahyeldi dan Wako Padang Hendri Septa saat memeriksa beras bantuan yang bakal diserahkan ke masyarakat.

PADANG - Di masa pandemi Covid-19 serta Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Padang, Wali Kota Hendri Septa mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 14 dan 15 dari Kemensos RI bagi warga Kota Padang.

 

Berdasarkan data Kemensos,18.560 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program BST di Kota Padang mendapat bantuan berupa uang tunai Rp600 ribu untuk bulan Mei dan Juni plus beras 10kg. Sedangkan 17.352 KPM dari PKH menerima bantuan beras masing-masing 10kg yang disediakan Bulog Divre Sumbar. 


Wali Kota Hendri Septa mengaku atas nama Pemerintah Kota Padang dan warga Kota Padang tentunya sangat menyambut baik penyaluran bantuan sosial tersebut.


"Semoga meringankan beban warga kita yang terdampak pandemi Covid-19 atau pun atas kebijakan PPKM Level 4 yang saat ini diberlakukan," tutur  wako dalam sambutannya sewaktu menghadiri penyaluran BST dan PKH tahap 14 dan 15 bagi warga Padang di Kantor Pos Utama Padang, Jl. Bagindo Aziz Chan, Selasa (27/7/2021).


Juga hadir langsung di kesempatan itu Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kepala Bulog Divre Sumatera Barat, Tommy Despalingga, Kepala Kantor POS Utama Padang Agus Tria Dian serta pihak terkait lainnya.


Wako Hendri pun mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya juga tengah berupaya menyediakan bantuan beras bagi warga Padang yang tidak kebagian menerima bantuan BST atau pun PKH. Direncanakannya, paling lama dalam dua pekan ke depan dapat direalisasikan bagi warga di luar KPM tersebut.


"Untuk upaya ini kita juga akan merangkul bantuan dari unsur BUMN dan pihak lainnya. Kita patok sekitar 30 ribu Kartu Keluarga (KK) yang tidak semuanya tercover oleh Bansos Kemensos bisa menerima10kg beras per KK," ungkap wako lagi didampingi Kadis Sosial Afriadi dan Kabag Prokopim Amrizal Rengganis.


Foto bersama di saat penyerahan beras bantuan ke masyarakat.

Sementara itu Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta agar semua masyarakat KPM yang terdampak seiring PPKM dipastikan menerima bantuan.


Selain Bansos untuk KPM, Gubernur mengatakan bahwa Pemprov Sumbar juga akan menambah bantuan 200 Ton beras bagi warga diluar KPM di Kota Padang. Hal ini mengingat satu-satunya Kota Padang sebagai kota yang termasuk dalam penerapan PPKM Level 4 saat ini.


"Bantuan dari provinsi serta dari kabupaten kota juga ada untuk mengcover warga diluar KPM. Kedepan kita juga akan lihat kebutuhan lainnya seperti apa. Saat ini memang masa darurat, semua kena dampaknya. Maka dari itu warga agar bisa bersabar dan tetap patuhi prokes, itu kunci pengendaliannya. Mudah-mudahan pandemi ini bisa cepat berlalu. Yang penting tingkatkan imun dan iman," ucap Mahyeldi menyerukan.


Sementara itu, Kepala Kantor Pos Utama Padang, Agus Tria Dian menyebutkan, penyaluran Bansos telah dimulai pihaknya sejak 24 Juli hingga 31 Juli nanti secara paralel dengan menyesuaikan jadwal berdasarkan kelurahan dan kecamatan se-Kota Padang. 


Wako Hendri Septa


"Total seluruh Bansos untuk Kota Padang sebanyak 18.560 KPM yang dibagikan di 4 titik bayar. Masing-masing KPM menerima uang tunai Rp300 Ribu," terangnya.


Dalam Pemberian Bansos kali ini kata Agus, juga ada penyaluran bantuan tambahan beras dari Bulog dengan masing-masing KPM mendapatkan 10 kg beras.


"Untuk hari ini kita melakukan penyaluran bantuan di 7 kelurahan di Kecamatan Padang Selatan sebanyak 1.300 KPM. Proses pembayaran kita laksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," jelas Agus.(hms)

ADSEN KIRI KANAN