Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Tabung Oksigen Modifikasi dari APAR Dijual Tersangka Rp 5 Juta di Medsos

Jumat, 30 Juli 2021 | 17:15 WIB Last Updated 2021-07-30T10:15:00Z

Polda Metro bongkar modifikasi ratusan tabung oksigen dari tabung APAR (dok detik.com)


Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap pemalsuan tabung oksigen dengan memodifikasi dari tabung alat pemadam api ringan (APAR). Tersangka berinisial WS alias KL menjualnya dengan harga Rp 5 juta di media sosial.


"Dia beli tabung itu Rp 700 ribu pasaran. Kemudian dia ubah seperti tabung gas oksigen dan dia jual lewat akun dia seharga Rp 5 juta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/7/2021).


Tabung gas oksigen yang dijual WS sejatinya adalah tabung APAR yang berisi kandungan CO2. Pelaku sehari-hari bekerja di pengisian tabung APAR, sebagaimana dikutip detikcom.


Awalnya pelaku membeli tabung gas APAR seharga Rp 700 ribu. Usai dimodifikasi menyerupai tabung gas oksigen serta diisi gas oksigen, pelaku menjual tabung gas palsu itu 7 kali lipat.


Total ada 114 tabung gas oksigen palsu saat polisi menangkap pelaku. Polisi masih menyelidiki tabung gas palsu lainnya yang diproduksi oleh WS.


"Karena ada indikasi menurut ahli ini bisa jadi racun. Tabung ini warnanya merah isinya biasanya CO2 atau serbuk-serbuk padamkan api. Padahal ketentuan tabung itu berbeda antara tabung APAR dengan tabung-tabung lain. Itu beda dalam hal ketebalan ada tekanannya di situ," terang Yusri.


Produk palsu dari WS ini dinilai sangat berbahaya. Selain mengandung racun, tabung gas oksigen palsu ini bisa meledak sewaktu-waktu saat digunakan. "Dampaknya apa kalau diisi oksigen? Karena ketebalan berbeda ini bisa meledak," terang Yusri.


Pelaku kini telah ditahan di Polda Metro Jaya. Pelaku dijerat dengan Pasal 36 tentang Kesehatan dan Pasal 113 UU Perdagangan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(*)


ADSEN KIRI KANAN