Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Setelah lebih 20 Tahun Mati Suri, Terminal Koto Nan IV Payakumbuh Kembali Di Operasionalkan

Jumat, 09 Juli 2021 | 19:18 WIB Last Updated 2021-07-09T21:33:59Z
PAYAKUMBUH, fajarharapan.id - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Heri Nofiardi, meresmikan pengoperasional kembali Terminal Tipe B Koto Nan IV Payakumbuh setelah lebih dari 20 tahun mati suri, pada hari Jumat, (09/07/2021).

Dalam sambutannya, Heri Nofiardi memberikan apresiasi terkait pemanfaatan kembali Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) tipe B oleh Pemerintah Kota  Payakumbuh.

"Sesuai aturan Kendaraan AKAP dan AKDP wajib masuk terminal. Seperti yang terjadi saat ini kendaraan umum tersebut bebas masuk kota hingga menimbulkan kemacetan dan hilangnya penumpang angkutan kota, katanya.

Untuk menunjang kelancaran tersebut, pihaknya akan meningkatkan fasilitas untuk terminal. Dimana saat ini Angkutan Darat kembali jadi primadona oleh masyarakat karena banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi untuk menggunakan Angkutan Udara dimasa pandemi ini.

"Menghindari penularan wabah Covid-19 dari luar daerah karena meningkatnya pengguna angkutan darat ini, untuk penumpang AKAP wajib mememuhi Suket Negative PCR atau Rapid Antigen," tambah Heri.

Sementara itu, Walikota Payakumbuh diwakili Asisten II Elzadaswarman, SKM,  MPPM menyampaikan bahwa Pemko Payakumbuh melalui Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh siap untuk melakukan pengelolaan terminal tipe B tersebut.

"Saat ini sudah ada 8 buah PO. AKAP yang stanby di Terminal Type B Payakumbuh dan diharapkan kerjasama kita semua untuk mematuhi aturan yang telah ada," ujarnya.

Lebih lanjut, Om Zed panggilan akrab Elzadasmawarman itu mengatakan untuk loket AKDP akan dipersiapkan dulu oleh dishub, karena dengan kondisi saat ini loket yang ada sudah penuh oleh bus AKAP.


Selain itu, melihat tingginya anemo masyarakat menggunakan angkutan darat saat ini.

Untuk itu saya berpesan, bagi pengelola terminal juga harus intens melakukan pengecekan terhadap penumpang yang masuk ke Payakumbuh.

"Mengingat situasi saat ini Sumbar sudah masuk Zona Merah Kasus Covid-19 dan saat ini juga terdapat 4 daerah di Sumbar  yang menjalankan PPKM Darurat. Kita tidak ingin hal tersebut terjadi juga di Payakumbuh," tukuk Om Zed.

Dalam kesempatan peresmian operasional terminal itu, Kapolres Payakumbuh AKBP. Alex Prawira menjelaskan, dengan telah beroperasinya kembali terminal tipe B ini, pihak kepolisian juga telah mendirikan posko chek poin untuk pemeriksaan dokumen perjalan para penumpang pengguna angkutan darat.

"Dimasa pandemi Covid-19 ini, pengusaha angkutan diharapkan kerjasamanya untuk mengarahkan penumpangnya ke Posko chek poin. Disana akan dilakukan pemeriksaan persyaratan perjalanan berupa Kartu identitas, Kartu Bebas Covid baik berupa PCR maupun Antigen serta Suket Vaksin," terangnya.

"Apabila terjadi pelanggaran terhadap hal-hal tersebut akan di lakukan penindakan dengan pasal tindak pidana ringan," kata Kapolres asli putera Luak Limo Puluah itu.

Acara peresmian pengeoperasional terminal itu juga dihadiri Pasi Intel Kejaksaan Payakumbuh, Kadis Perhubungan, Kasatpol-PP dan Damkar, Kakan Kesbangpol, Kalaksa BPBD, POM TNI AD serta Perwakilan 8 P.O Bus AKAP. (Rel/Zik)

ADSEN KIRI KANAN