Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Seluruh Pasukan AS dan NATO Tinggalkan Pangkalan Afghanistan

Jumat, 02 Juli 2021 | 19:39 WIB Last Updated 2021-07-02T12:39:42Z

 

 

Ilustrasi tentara Amerika Serikat. (Tamir Kalifa/Getty Images/AFP)


Jakarta - Seluruh pasukan Amerika Serikat dan NATO dilaporkan telah meninggalkan pangkalan udara Bagram, Afghanistan.


Keberangkatan pasukan ini menandakan penarikan penuh pasukan asing dari Afghanistan setelah 20 tahun keterlibatan mereka di negara itu.


"Semua pasukan koalisi sudah keluar dari Bagram," kata seorang pejabat pertahanan AS, Jumat (2/7) seperti dikutip dari AFP.


Namun dia tidak merinci kapan pasukan asing terakhir meninggalkan pangkalan yang letaknya 50 kilometer dari ibu kota Kabul itu, sebagaimana juga dikutip cnnindonesia.com.


Pangkalan Udara Bagram berfungsi sebagai kunci utama untuk operasi pasukan koalisi pimpinan AS di negara itu, di mana perang panjang melawan Taliban dan sekutu Al-Qaeda dimulai pada 2001.


Pejabat tersebut juga tidak menjelaskan kapan pangkalan udara akan secara resmi diserahkan kepada pasukan Afghanistan.


Akan tetapi Juru Bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan Rohullah Ahmadzai mengatakan otoritas pemerintah "sepenuhnya siap" untuk mengambil alih pangkalan itu.


Militer AS dan NATO sedang sedang merampungkan pemulangan pasukan untuk mengakhiri keterlibatan mereka di Afghanistan sebelum tenggat waktu 11 September.


Penarikan pasukan ini dilakukan ketika kelompok Taliban menggencarkan serangan tanpa henti di seluruh wilayah Afghanistan dalam dua bulan terakhir.


Kemampuan pasukan Afghanistan untuk mempertahankan kendali lapangan udara Bagram akan sangat berperan dalam menjaga keamanan di Kabul dan memberi tekanan ke Taliban.


Upaya penarikan pasukan AS dari Afghanistan sudah dilakukan sejak lama. Namun, belum semua personel meninggalkan Afghanistan.


Presiden AS Joe Biden mengatakan pasukan terakhir akan dipulangkan paling lambat 11 September atau tepat 20 tahun serangan teror pada menara kembar WTC di New York.


Seiring penarikan pasukan yang terus berlanjut, semakin jelas bahwa penarikan tentara negeri Paman Sam akan selesai lebih awal.


Pada Selasa lalu, Komando Pusat AS mengatakan telah memindahkan hampir 900 muatan kargo C-17 dari Afghanistan, dan menghancurkan hampir 16 ribu peralatan.(*)


ADSEN KIRI KANAN