Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Polisi Tangkap Pencuri 400 Ikan Arwana Super Red di Bogor Senilai Rp24 Miliar

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:32 WIB Last Updated 2021-07-27T11:32:00Z

 

Polisi tangkap pelaku pencurian sekitar 400 ekor ikan arwana super red senilai Rp24 miliar. (okezone)



Bogor - Polisi menangkap pelaku pencurian ikan arwana super red dari salah satu tempat budidaya di wilayah Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Total kerugian dalam kasus pencurian sekitar 400 ekor ikan arwana super red ini sekira Rp24 miliar.


Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan, pelaku adalah karyawan dari tempat budidaya itu berinisial UG (30). Kasus ini bermula saat pemilik budiaya berinisial KE memeriksa kondisi kolam ikan arwana super red miliknya pada Februari 2019.


"Korban (KE) curiga karena kolamnya yang berisi ikan arwana super red berkurang. Kemudian korban melemparkan makanan agar muncul ke permukaan," kata Harun di Mapolres Bogor, Selasa (27/7/2021), sebagaimana dikutip okezone.


Ketika diberi makan, hanya sedikit ikan yang muncul di permukaan. Dari situ, korban langsung memeriksa ke dalam kolam sehingga diketahui ikan arwana super red miliknya tinggal beberapa ekor.


"Sebulan kemudian salah satu karyawannya (UG) pamit tidak bekerja lagi. Dari situ muncul kecurigaan pelaku pencurian adalah dia," ucap Harun.


Dari situ, polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil menangkap pelaku UG. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah mencuri ikan arwana super red berbagai ukuran sejak akhir 2019 mencapai 400 ekor.


"Cara menangkapnya dipancing sama dua temannya yang juga bantu-bantu di kolam WH dan UY. Hasilnya dijual kepada penadah ES yang juga sudah kita amankan. Tapi, dari pelaku ada juga yang jual sendiri-sendiri. Ada yang kecil ada juga yang besar harganya dari sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 5 juta," katanya.


Akibat aksi pencurian ini, korban KE mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp24 miliar. Saat ini, polisi masih mengejar dua pelaku pelaku lainnya, yaitu WH dan UY.


"Untuk tersangka UG dijerat Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP. Kalau tersangka ES (penadah) dijerat Pasal 480 KUHP," tutur Harun.


Dalam kesempatan tersebut, presenter Irvan Hakim yang juga sebagai penghobi ikan hias mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah menangkap pelaku pencurian ikan arwana milik sahabatnya itu.


"Saya adalah satu sahabat dari KE. Beliau adalah pecinta hewan. Beliau pelestarui arwana salah satu kekayaan dan kebanggaan Indonesia. 30 tahun lebih


didampingi orang-orang kepercayaan, sayangnya salah satu mengkhianati beliau. Mudah-mudahan ini membuat efek jera, dan saya berterima kasih kepada Polres Bogor telah menangkap pelaku ini," tutur Irvan.(*)

ADSEN KIRI KANAN