Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Nia dan Ardi Bakrie Resmi Direhab

Minggu, 11 Juli 2021 | 06:30 WIB Last Updated 2021-07-10T23:30:00Z
Nia dan Ardi Bakrie akan menjalani rehabilitasi


Jakarta - Artis Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie akan menjalani rehabilitasi berkaitan dengan kasus yang tengah dihadapinya. Upaya itu dilakukan untuk melepaskan ketergantungan terhadap narkoba berdasarkan asesmen Badan Narkotika Nasional (BNN) tertanggal 9 Juli 2021.


Dalam surat asesmen yang ditandatangani Deputi Rehabilitasi BNN Dra. Riza Sarasvita, M.Si, MHS, Ph.D, Psikolog, merekomendasikan Nia dan Ardi untuk mendapatkan rehabilitasi. Rehabilitasi akan dilakukan di lembaga rehabilitasi yang direkomendasikan BNN.


Rehabilitasi keduanya, lanjut Riza Sarasvita, meliputi asesmen lanjutan, evaluasi psikologis, wawancara  motivasional, konseling, intervensi  psikososial sesuai kebutuhan, serta konseling marital.


Nia dan Ardi diketahui telah menjalani asesmen pada tanggal 9 juli 2021. Berdasarkan rekomendasi hasil asesmen yaitu terperiksa dianjurkan untuk mendapatkan rehabilitasi (meliputi asesmen lanjutan,  evaluasi psikologis, wawancara   motivasional, konseling,  intervensi psikososial) sebagaimana dikutip pada republika.co.id.


Nantinya, Nia dan Ardi direhab di Lembaga Rehabilitasi yang kompeten sebagaimana yang ditunjuk penyidik dan keluarga.


Seperti diberitakan sebelumnya, pengacara Nia dan Ardi, Wa Ode Nur Zainab mengatakan pihaknya akan segera mengajukan permohonan rehabilitasi kepada pasangan suami istri tersebut. Wa Ode menilai keduanya adalah korban.


Sebagai korban, anak dan menantu dari Aburizal Bakrie ini dikatakan Wa Ode berhak mendapat pelayanan rehabilitasi. Menurut Wa Ode hal ini sesuai dengan aturan yang berlaku.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memperlihatkan sejumlah barang bukti saat rilis pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan artis Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jakarta.


"Dalam Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika itu pasal 54 kalau tidak salah, bahwa justru rehabilitasi itu wajib diberikan kepada korban. Ingat ya karena ini korban, harus diberikan pengobatan medis gitu ya," sambungnya.


"Dan tentunya ini ada treatment-treatment sehingga beliau berdua dan siapa pun juga penyalah guna ini bisa kembali ke masyarakat," ujar Wa ode. (*)




ADSEN KIRI KANAN