Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Larikan Mahasiswi UNP Lalu Dinikahi, Dukun Kampung Babak Belur Dihajar Keluarga Perempuan

Minggu, 25 Juli 2021 | 12:04 WIB Last Updated 2021-07-25T05:05:47Z


Ilustrasi


Painan, fajarharapan.id - Berita viral tentang seorang mahasiswi UNP yang dilarikan seorang dukun kampung dan akhirnya menikah di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi berbuntut panjang. 

Sabtu (24/7/2021) rencana mau minta restu sama mertua, akhirnya babak belur dihajar massa yang merupakan keluarga dekat pihak perempuan.

Mereka sangat kesal sebab lelaki yang diketahui seorang dukun kampung itu melarikan mahasiswi UNP yang ketika lagi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Painan beberapa waktu lalu. Lalu menikahinya di Kayu Aro.

Sebelumnya sebuah unggahan Facebook tentang menghilangnya seorang mahasiswi UNP berinisial (V) yang dibawa lari oleh seorang dukun berinisial (C) dengan cara menghipnotis sehingga berita tersebut viral di media sosial.

Tapi yang sangat mengejutkan tiba tiba satu Minggu kemudian muncul sebuah video di Facebook yang langsung diunggahkan sendiri oleh si mahasiswi korban  hipnotis (V) yang mengatakan bahwa dirinya bukanlah dihipnotis seperti yang diunggahkan keluarganya di Facebook.

Korban (V) mengatakan bahwa kejadian ini sebenarnya sudah lama direncanakan dengan pelaku (C) karena mereka sudah sering bertemu dan saling mencintai tanpa sepengetahuan orangtuanya bahkan (V) mengatakan sudah menikah di Kayu Aro, Kerinci .

Akhirnya pelaku (C) pada hari Sabtu (24/7) sekitar pukul 01.30 wib dengan kepercayaan diri yang tinggi tiba di rumah sang mertua di Kampung Padang Rubiah, Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang bersama istri tercinta (V) dengan maksud ingin meminta maaf dan memohon doa restu agar bisa diterima menjadi menantu.

Tapi nasib berkata lain kedatangan sang mantu disambut oleh mertua dan keluarganya yang lain dengan bogem mentah, sehingga (C) dihajar sampai babak  belur.

Pada pukul 01.45 Wib Kapolsek Lengayang, Iptu Beny Hari Muryanto, S.H., dan anggota tiba di lokasi kejadian untuk mengamankan (C) dari amukan keluarga korban (V) dan melarikan korban ke Puskesmas Kambang untuk mendapatkan pertolongan medis, karena darah terus bercucuran akibat luka di bagian belakang kepala tersebut.

Saat ini korban (C) sudah diamankan di Mapolres Pessel dengan tujuan agar pelaku benar benar aman dari amukan pihak keluarga perempuan. (Wandi)

ADSEN KIRI KANAN