Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Lagi, Kakanwil DJPb Sumbar Serahkan Rp250 Miliar Dana PEN ke Bank Nagari

Selasa, 06 Juli 2021 | 13:09 WIB Last Updated 2021-07-06T06:09:33Z

 





Padang, Fajarharapan.id

Kepala Kanwil (Kakanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Heru Pudyo Nugroho melakukan Penyerahan Penempatan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) periode kedua sebesar Rp250 miliar kepada Bank Nagari. Penyerahan kepada Direktur Utama Bank Nagari, M. Irsyad dilakukan di Auditorium Gubernuran Sumatra Barat, Selasa (6/7/2021) dan disaksikan langsung Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansharullah dan Ketua DPRD Sumbar, Supardi. 

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sumbar dalam sambutannya, menyampaikan Kementerian Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 104 tahun 2020 telah melakukan kebijakan stimulus fiscal, berupa penempatan dana pada perbankan. 

Penempatan itu bertujuan  memberikan stimulus likuiditas dengan bunga yang rendah untuk disalurkan sebagai bantuan modal kerja kepada sektor riil maupun membantu perbankan dan lembaga keuangan lainnya yang sedang melaksanakan program restrukturisasi terhadap dunia usaha yang terdampak Covid-19.

“Bank Pembangunan Daerah atau BPD sebagai salah satu bank yang fokus pada pembangunan daerah menjadi salah satu target pemerintah untuk memberikan dukungan permodalan dan memperluas jangkauan kepada dunia usaha di daerah,” katanya.

Heru juga menyebutkan, pemerintah melalui payung hukum UU No. 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang  kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan/atau Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan telah melakukan berbagai skema Program Pemulihan Ekonomi. 

Tentunya  termasuk penempatan dana pemerintah pada Bank Umum Mitra sebagai bagian dari kebijakan keuangan negara untuk penyelamatan ekonomi nasional yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

Disebutkan pula, pada 7 Desember 2020 yang lalu, pemerintah telah melaksanakan penempatan dana tahap III periode pertama kepada Bank Nagari sebesar Rp250 miliar. Berdasarkan hasil reviuw atas laporan penyaluran/ekspansi kredit atas penempatan dana PEN pada Bank Nagari, sampai dengan batas jatuh tempo penempatan dana Tahap III periode pertama pada 7 Juni 2021,  Bank Nagari telah menyalurkan kredit  sebesar Rp992,37 miliar untuk 12.129 debitur. 

Penempatan dana tersebut telah ter-leverage sejumlah 3,96 kali dari jumlah penempatan sebesar Rp775,52  miliar atau 78,15% dari total penyaluran kredit  disalurkan untuk UMKM dengan jumlah debitur sebanyak 5.637 debitur.  

Setelah mempertimbangkan hasil evaluasi atas penempatan dana periode pertama, informasi kinerja keuangan bank dan tingkat kesehatan bank dari OJK, serta hasil evaluasi atas rencana bisnis, target kinerja BPD berdasarkan hasil koordinasi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumbar dengan Kantor Regional OJK Sumbar, pada 7 Juni 2021, pemerintah telah melaksanakan kembali penempatan dana tahap III periode kedua kepada Bank Nagari dengan penempatan dana sebesar Rp250 miliar, sama dengan nilai penempatan dana periode pertama.


Komit jalankan amanah

Direktur Utama Bank Nagari dalam sambutannya menyampaikan, Bank Nagari kembali mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah untuk menyalurkan penempatan dana PEN periode kedua dan berkomitmen untuk melaksanakan amanah ini dengan baik. Penempatan dana PEN disalurkan dalam bentuk kredit mikro, usaha kecil, dan sisanya untuk korporasi, menengah dan konsumtif. Yang paling banyak disalurkan kepada usaha kecil dengan penyaluran mencapai Rp300 miliar. 

Setelah berhasil menyalurkan penempatan dana PEN periode pertama dengan capaian yang melampaui 2 kali leverage yang ditetapkan pemerintah, Bank Nagari optimis mampu menyalurkan penempatan dana periode kedua untuk mendorong ekonomi di Sumatera Barat terus bangkit. 

Dengan penempatan dana PEN, Bank Nagari mampu menyalurkan kredit ke masyarakat dengan margin/tingkat suku bunga 2% sampai dengan 3% lebih rendah dari suku bunga yang berlaku di perbankan. (yuni)

ADSEN KIRI KANAN