Notification

×

MGID ATAS

Adsen

BAZNAS Kalsel Penuhi Target Penerimaan ZIS Rp9,8 Miliar

Rabu, 07 Juli 2021 | 14:47 WIB Last Updated 2021-07-07T07:47:56Z
Pengurus Baznas Kalsel bersama para awak media


Banjarmasin, fajarharapan.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat sekitar 59.882 jiwa telah mengecap manfaat dari Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan BAZNAS pada  capaian semester pertama tahun 2021.


Memasuki perayaan ibadah kurban yang tinggal satu minggu lebih lagi BAZNAS mengadakan jumpa pers bersama para insan media dari berbagai kalangan, Rabu (7/7/2021).


Ketua BAZNAS, Irhamsyah, selaku lembaga pemerintah non struktural, menyebutkan, pengurus selalu transparan dan akuntabel dalam kinerjanya, Apalagi menyambut kedatangan hari raya idul adha.

 

Irhamsyah menambahkan, mendekati hari raya Idul Adha, BAZNAS juga memiliki program kurban bagi masyarakat desa, dimana BAZNAS melalui cabang di Kabupaten/Kota memberdayakan sumber daya yang ada di desa.


Ia menambahkan, hal ini didasarkan atas semangat dan kesadaran masyarakat Kalsel yang cukup tinggi dalam menunaikan ZIS. Tidak hanya itu, ini juga didukung oleh kultur masyarakat Banua yang agamis.


"Melalui program tersebut kami memberdayakan sumber daya yang ada di desa. Dimana hewan kurbannya berasal dari peternak disana, pelaksanaannya juga disana, hanya saja dananya dari zakat atau Infaq masyarakat luas," tuturnya.


Dengan kualitas SDM yang baik, lanjutnya, pada tahun lalu BAZNAS berhasil memenuhi target penerimaan ZIS sebesar Rp9,8 Miliar melebihi target yang ditetapkan yakni Rp9,7 Miliar. Dan pada tahun 2021 ini BAZNAS Kalsel meningkatkan targetnya menjadi Rp13 Miliar.


“Di sekretariat BAZNAS sendiri sudah ada bidang masing-masing seperti pengumpulan, pendistribusian, perencanaan keuangan dan pelaporan serta penataan Sumber Daya Manusia (SDM).


Dari segi SDM, BAZNAS terus berupaya meningkatkan kualitas dan kompetensi serta kesejahteraan mereka, sehingga dapat membantu pencapaian target tahun ini yang naik 40 persen dari tahun sebelumnya atau sebesar Rp13 miliar.


Pada semester pertama ini juga BAZNAS berhasil mengangkat 10 jiwa masyarakat yang mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pembayar zakat) melalui program pendayagunaan BAZNAS Kalsel.


Irhamsyah saat memaparkan hal ini didampingi oleh pengurus lainnya, H. Ahmad Rafi’ie, H. Mawardy Hatta, H.M. Syarbani Haira dan H. Gurdani Syukur.


“Alhamdulillah, dengan adanya pembinaan dari BAZNAS, ada beberapa warga di Kalsel yang sudah naik peringkat dari Mustahiq (penerima zakat), sekarang sudah jadi Muzakki (pembayar ” zakat),” tutur jurnalis senior Kalsel tersebut.


Lebih jauh, BAZNAS Kalsel terus berupaya meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM pegawainya (amil) agar target penerimaan dan penyaluran ZIS bisa tercapai sesuai target yang ditetapkan.


Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Zakat H.M. Syarbani Haira mengatakan, terkumpulnya zakat menjadi hal yang produktif. 


“Ghiroh (semangat) berzakat di Kalsel sangat tinggi. Kami terus menghimbau dan berharap agar masyarakat Kalsel tidak memberi zakat/sedekah kepada pengemis-pengemis yang berkeliaran di pinggir jalan. Hal ini dikarenakan sudah ada BAZNAS yang nantinya akan membina dan menyalurkannya kepada yang berhak menerimanya,” pungkas. (feb)

ADSEN KIRI KANAN