Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Arab Saudi Evakuasi Warga di Indonesia yang Terpapar Covid

Kamis, 15 Juli 2021 | 11:26 WIB Last Updated 2021-07-15T04:26:00Z


Ilustrasi bandara. (Istockphoto/rclassenlayouts)

Jakarta - Arab Saudi mengevakuasi salah satu warganya di Indonesia yang terinfeksi Covid-19 pulang ke Riyadh.


Kejadian itu dilaporkan terjadi pada Sabtu (11/7) lalu.


Melansir Arab News, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan pemindahan itu dilakukan Departemen Evakuasi Medis Udara atas instruksi dari Putra Mahkota Mohammad bin Salman.


Pesawat evakuasi tiba di Riyadh usai melakukan penerbangan langsung selama 18 jam. Awak pesawat berjumlah dua kali lipat dari biasanya demi menangani kasus ini, kepulangan itu juga sesuai protokol kesehatan.


Awal tahun ini, pesawat evakuasi mengangkut lebih dari 90 kasus tanpa ada awak udara yang terinfeksi Covid, seperti dikutip dari Saudi Gazette.


Armada pesawat berasal dari Layanan Medis Angkatan Bersenjata. Setiap tahun pesawat itu mengangkut lebih dari 2.500 pasien dengan 1.600 lebih penerbangan baik dari dalam negeri maupun luar.


Tak hanya Saudi, kemarin Jepang juga mengevakuasi warga negaranya dari Indonesia dengan pesawat khusus mengingat adanya lonjakan kasus Covid-19 yang terus meningkat.


"Penerbangan yang dilakukan tadi pagi terlaksana atas inisiatif dari perusahaan swasta Jepang dan bukan usaha evakuasi maupun repatriasi dari Pemerintah Jepang," kata kantor Kedutaan Besar Jepang di RI kepada CNNIndonesia.com, Rabu (14/7).


Di antara tanggal 26 Juni hingga 5 Juli, media jepang mengabarkan lima warganya yang tinggal di Indonesia meninggal akibat terpapar Covid-19.


Melansir NHK, mereka adalah pegawai perwakilan perusahaan Jepang di Indonesia. Bahkan ada yang sudah tinggal selama puluhan tahun.


 Kasus Covid di Indonesia terus meroket beberapa hari ini. Pada Rabu (14/7) kasus harian Covid pecah rekor dengan 54.517 kasus, sedang kematian harian 991 kasus.


Secara kumulatif, keseluruhan kasus Covid-19 di Indonesia sejak awal pandemi mencapai 2.670.046, dan angka kematian sebanyak 69.210. (*)


ADSEN KIRI KANAN