Notification

×

mgid Bawah Bapenda

Adsen

PT LIN Penuhi Tuntutan Warga, Plang yang Dipasang Akhirnya Dibuka

Kamis, 10 Juni 2021 | 16:52 WIB Last Updated 2021-06-10T09:52:52Z

.


Pasbar, fajarharapan.id - Penuhi tuntutan warga portal yang sempat dipasang ninik mamak di gerbang utama PT Laras Inter Nusa (LIN) akhirnya dibuka, Rabu (9/6/2021) sore kemarin.


Humas perusahaan PT LIN, Yudi membenarkan portal dipasang warga di perusahaan perkebunan sawit itu telah dibuka.


Hal itu dikatakan Yudi kepada wartawan melalui telepon seluler, Kamis (10/6/2021). 


Selain membenarkan pembukaan portal, dia juga mengemukakan, PT LIN telah merealisasikan permintaan ninik mamak Kinali.


"PT Laras Internusa sudah memfasilitasi kebun plasma untuk masyarakat Kinali.  Lahan yang dijadikan plasma merupakan lokasi izin PT Langeng seluas 1.000 haktere yang ditake over oleh PT Laras Internusa pada 2011 dan diserahkan kepada ninik mamak untuk dijadikan plasma dengan berkerjasama dengan Koperasi Sawit Mandiangin Langgam Kinali Sejahtera (MLKS) pada 2012 lalu," ujarnya.


Menurut dia, kerjasama koperasi kelapa sawit MLKS ini disetujui ninik mamak Kinali di bawah pucuk adat Tk.H. Asrul Dipertuan Kinali dan PT LIN juga sudah mencadangkan lahan 381 hektare untuk dijadikan lahan plasma bagi masyarakat.


Hal itu dibenarkan H. Asrul Dipertuan Kinali ketika dihubungi melalui telepon. "Saya mengakui hal itu. Seperti hal yang disampaikan perpanjangan tangan perusahaan, telah diberikan lahan seluas 1.318 haktere, namun yang 1.000 haktare di luar HGU, yang 318 haktare terhitung di dalam HGU," katanya.


Asrul Dipertuan Kinali menerangkan, sudah ada itikad baik perusahaan terhadap ninik mamak serta masyarakat. Dia mengakui pula pihak perusahaan telah mengeluarkan kesepakatan untuk kesejaterahan masyarakat.


 "Kita meyakini sudah ada itikad baik yang dilakukan perusahaan terhadap masyarakat," sebut Tk.H. Asrul kepada fajarharan.id.


Ditambahkan, untuk pembukaan lahan 1.000 haktare, telah dibangun 500 haktare dan bisa dipanen 200 hektare, sedangkan lahan yang 318 hektare belum dikelola hingga sekarang.


Pembukaan portal itu dihadiri anggota Polda Sumbar didampingi jajaran Polres Pasaman Barat, antara lain, Kabag Ops Kompol Mudasir serta Kapolsek Kinali AKP Deprizal dan dihadiri juga Kasat Reskrim, AKP Fetrizal.


Saat dikonfirmasi tentang pembukaan portal, Kapolres melalui Kasat Reskrim menyebutkan, pihaknya sebatas mendampingi tim dari Polda Sumbar untuk mediasi pembukaan portal itu. "Kami hanya mendampingi," kata Fetrizal.


Sebelumnya, ratusan warga Kinali mendatangi kantor perusahaan perkebunan kelapa sawit PT LIN untuk melakukan aksi dan memasang portal di gerbang  utama perusahaan itu, Selasa (8/6/2021). 


Masyarakat menuntut 20 persen hak lahan plasma yang belum juga diberikan oleh pihak perusahaan. 


Salah seorang ninik mamak yang juga sekaligus orator dalam aksi itu, Gusnifar Majo Sadeo mengatakan, aksi tersebut mereka lakukan setelah tidak adanya kepastian yang mereka terima, setelah sebelumnya melakukan hearing dan keluarnya rekomendasi dari DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk memberikan hak masyarakat atas plasma dari lahan PT LIN. (By roni)

ADSEN KIRI KANAN