Notification

×

mgid Bawah Bapenda

Adsen

Covid-19 Melaju Tajam, Target PAD Lombok Barat Terdampak

Jumat, 11 Juni 2021 | 21:49 WIB Last Updated 2021-06-11T14:49:51Z
Kepala Bapenda Lombok Barat Suparlan


Lombok Barat, FajarHarapan.id - Covid 19 sangat berpengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Barat saat ini. Sejumlah sektor penyumbang PAD nyaris tak bisa lampaui target. Sementara, secara umum terhitung Januari hingga Juni 2021 sekarang, raihan PAD yang baru terkumpul hanya bisa mencapai 27 persen dibanding tahun lalu 45 persen di bulan yang sama.


Suparlan sekaligus Kepala Dispenda Lombok Barat menyebutkan, secara umum akibat Covid-19 mempengaruhi PAD dari sejumlah sektor. Secara keseluruhan, target APBD jumlahnya 293 Milyar. Target ini tegasnya kecil kemungkinan untuk tercapai sepenuhnya dalam kondisi ini.


"Kondisi ini bukan hanya di Lombok Barat akan tetapi di se Indonesia pasti terjadi seperti ini," Dibanding tahun lalu terjadi penurunan sekitar 20 persen. Hal ini tak bisa dipungkiri akibat Covid. Tahun ini terjadi penurunan," ungkapnya.


Menyangkut pajak hotel dan restoran di Lombok Barat ini masih kecil. Dari 20 Milyar yang ditarget hingga saat ini baru terkumpul 4,1 Milyar. "Pemasukannya masih sangat kecil sekali," akuinya.


Menurut dia, tingkat akupansi hotel dan restoran masih sangat rendah sekali. Hal ini kata dia terbukti dari hasil uji petik selama 10 hari dibeberapa tempat hanya terisi dua sampai tiga kamar. "Rata rata akupansi hotel ini masih sangat rendah," paparnya.


PAD secara umum diluar hotel dan restoran patut dimaklumi bersama. Sebab kondisi ini dirasa diseluruh dunia. Namun disektor lain pihaknya sudah melakukan upaya sosialisasi keliling di desa desa serta kerjasama dengan bank bank Nasional termasuk dengan BI dan BRI kerjasama untuk pembayaran tunai.


Namun beberapa sektor pajak lain bisa lebih banyak. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Pembangunan (BPHATP) serta pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dua sektor pajak ini, bisa menarik lebih tinggi. 


"Seperti wilayah Mekaki dari pengembang. Dari target 32 Milyar sudah kami capai hingga sekitar 14 Milyar." (AE)


ADSEN KIRI KANAN