Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

Sebutir Harapan di Hari Pendidikan Nasional

Minggu, 02 Mei 2021 | 11:57 WIB Last Updated 2021-05-02T04:57:28Z
.


Lombok Timur, FajarHarapan.id - Hari ini merupakan hari yang sangat bermakna bagi dunia pendidikan di Indonesia. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 2 Mei. Setiap tahun masyarakat Indonesia berharap Pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik dari pendidikan tahun tahun sebelumnya.


Harapan serupa juga dirasakan oleh Mahasiswa Akhir Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani, Citra Maulida Keberadaan Hardiknas, membuat harapan agar seluruh masyarakat Indonesia bisa mengenyam pendidikan terus menyala. 


Kendati demikian harapan menyala dan butuh pembaharuan bukan hanya di hari Pendidikan Nasional saja namun setiap hari semangat serta spirit dalam berpendidik harus terus dinyalakan.


Tidak sampai disitu Citra juga sedikit menjelaskan terkait pandemi yang masih hidup sampai sekarang di Indonesia.


"Hingga saat ini dari tingkat sekolah dasar sampai ke jenjang perkuliahan tidak lagi kembali normal, yang arti nya waktu belajar berubah ubah tergantung kebijakan dari pihak sekolah," ujarnya.


Tidak melulu dalam ruang kelas, namun meski demikian Kemendikbud menemukan alternatif untuk belajar daring hingga saat ini. 


"Harapan saya meski daring semangat untuk mencari ilmu harus terus ada karena pada hakikatnya menjadi kaum Intlektual dan terpelajaran adalah hak sebagai lakon," ujarnya.


Perihal daring di lansir dari chanel youtube Kemendikbud RI menjelaskan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, menyelenggarakan upacara bendera, peringatan hari Pendidikan Nasional tahun 2021 pada tanggal 2 mei 2021 pukul 08:00 WIB secara tatap muka, namun terbatas dan minimalis dan tetap menggunakan protokol kesehatan mengingat virus corona masih bergentayangan.


Dengan tema peringatan hari pendidikan Nasional 2021 adalah  "Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar". Hal ini mengindikasikan bahwa Pendidikan di bumi pertiwi ini masih jauh dari pemerataan. Harapan ke depannya, komponen merdeka belajar baik dari infrastruktur, perpustakaan dan sebangsa bisa terwujud. (*)

adsense