Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Rusia Buat Vaksin Flu Burung H5N8 usai 7 Warga Terinfeksi

Selasa, 25 Mei 2021 | 12:45 WIB Last Updated 2021-05-25T05:45:00Z

 

Ilustrasi vaksin. (iStockphoto/licsiren)

Jakarta - Pusat Penelitian Virologi dan Bioteknologi Negara Vektor, Rusia, dikabarkan berhasil menciptakan jenis vaksin untuk melawan flu burung H5N8, yang sudah menginfeksi tujuh warga setempat.


"Pada Maret, kami menggunakan teknologi genetika terbalik untuk membuat galur vaksin yang dapat digunakan sebagai vaksin melawan H5N8," kata Kepala Pusat Penelitian Vektor, Rinat Maksyutov, di Novosibirsk pada Minggu (23/5).


Ia kemudian berkata, "Jika perlu, galur ini dapat segera diserahkan ke fasilitas produksi Rusia untuk mengembangkan vaksin dengan bantuan teknologi yang ada. Prototipe kit pengujian juga telah dikembangkan," sebagaimana dikutip cnnindonesia.com.


Pembuatan vaksin tersebut dilakukan setelah Rusia mendeteksi penularan H5N8 antar-manusia untuk pertama kalinya pada Februari lalu. Mereka juga telah melaporkannya ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


Mengutip Reuters, tujuh pekerja pabrik unggas di selatan Rusia itu terkonfirmasi mengidap H5N8. Penularan terjadi setelah sejumlah unggas di pabrik itu terjangkit wabah H5N8 pada Desember 2020.


"Informasi awal menunjukkan bahwa kasus yang dilaporkan adalah pekerja yang terpapar kawanan burung. Mereka tidak menunjukkan gejala dan tidak ada penularan dari manusia ke manusia yang dilaporkan," bunyi surat elektronik Rusia ke WHO saat itu.


"Kami sedang berdiskusi dengan otoritas nasional untuk mengumpulkan lebih banyak informasi dan menilai dampak kesehatan masyarakat dari kasus ini," bunyi surel tersebut.


Pihak WHO mengakui bahwa jika terkonfirmasi, kasus di Rusia ini akan menjadi yang pertama kalinya virus H5N8 menginfeksi manusia.


Selain Rusia, H5N8 telah terkonfirmasi muncul di Eropa, China, Timur Tengah, dan Afrika Utara dalam beberapa bulan terakhir. Namun, sejauh ini virus tersebut hanya menular antara unggas, tidak ke manusia.


Dilansir kantor berita TASS, Kepala Pengawas Konsumen Rusia, Anna Popova, mengatakan jenis baru flu burung H5N8 tersebut kemungkinan segera bermutasi sehingga lebih mudah menular antar-manusia.


Sejauh ini, varian virus flu burung yang diketahui menular ke manusia adalah H5N1, H7N9, dan H9N2. (*)


ADSEN KIRI KANAN