Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

Perawat Dibakar, Luka Bakar Capai 60 Persen

Rabu, 05 Mei 2021 | 08:53 WIB Last Updated 2021-05-05T01:53:20Z
ilustrasi



Jakarta, fajarharapan.id - Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan perawat berinisial ES (33) yang dibakar orang tak dikenal mengalami luka bakar sampai 60 persen di bagian muka, dada, dan tangan. Korban masih dirawat di Rumah Sakit Wava Husada, Kabupaten Malang, Jawa Timur.



"Kondisinya saat ini sadar tetapi muka, dada, dan tangan mengalami luka bakar 60 persen," kata Hendri, Rabu (5/5/2021).


Hendri mengatakan pihaknya terus mendalami kasus penganiayaan tersebut. Sedikitnya, pihaknya telah memeriksa empat saksi terkait peristiwa tersebut, termasuk orang dekat korban.


"Anggota masih di lapangan untuk segera menangkap dan mengungkap kejadian itu serta modus dari kejadian itu," ujarnya sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Hendri mengatakan perawat tersebut bekerja di salah satu klinik, Desa Arjowinangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Ia berharap pelaku bisa ditangkap dalam dua hari ke depan.


"Mudah-mudahan dalam waktu satu dua hari ini bisa kami temukan pelakunya," ujarnya.


Pada hari Senin (3/5/2021), seorang perawat di salah satu klinik Bunga Husada di Desa Arjowinangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang mengalami tindakan penganiayaan dari seseorang yang tidak dikenal.


Kejadian tersebut bermula pada saat korban tengah beristirahat, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang masuk ke klinik tersebut. Laki-laki itu mengendarai skuter matik dengan warna merah, menggunakan jaket, helm, dan masker.


Laki-laki itu langsung masuk ke dalam klinik. Setelah bertemu dengan korban, pelaku menyiramkan cairan yang dibawanya. Setelah itu, pelaku tersebut menyulut api ke tubuh korban.


Pelaku kemudian melarikan diri. Saat itu di klinik tersebut hanya ada seorang saksi mata yang merupakan anak dari pemilik klinik. Korban yang mengalami luka bakar kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada.


Polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari penyelidikan awal tersebut, polisi telah mengantongi sejumlah barang bukti berupa botol, pemantik api, dan beberapa helai rambut. (*)