Notification

×

mgid Bawah Bapenda

Adsen

Naik Angkutan Umum di Arab Saudi Harus Sudah Divaksin Covid

Kamis, 20 Mei 2021 | 21:08 WIB Last Updated 2021-05-20T14:08:51Z

  

Ilustrasi vaksin Covid-19. (AP/Lewis Joly)

Jakarta Arab Saudi akan mewajibkan vaksinasi Covid-19 bagi warga yang ingin menggunakan transportasi umum. Aturan itu diberlakukan mulai 1 Agustus mendatang.


Selain transportasi umum, vaksinasi juga diwajibkan bagi mereka yang ingin memasuki gedung perkantoran pemerintah dan swasta.


Sebagaimana dikutip CNNindonesia.com, kebijakan ini dibuat untuk mendorong kampanye vaksinasi di lingkungan Kerajaan.


Sebelumnya pihak berwenang Saudi mengatakan pekerja sektor publik dan swasta hanya diizinkan kembali bekerja di kantor jika sudah divaksinasi.


"Vaksinasi diwajibkan bagi mereka yang ingin memasuki instansi pemerintah atau swasta serta mengakses tempat hiburan dan kegiatan olahraga," kata Kementerian Dalam Negeri Saudi, Selasa (18/5) dikutip dari AFP.


"Juga diwajibkan untuk memasuki institusi pendidikan dan menggunakan transportasi umum."


Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan lebih dari 12 juta dosis vaksin telah diberikan ke negara dengan populasi lebih dari 34 juta jiwa itu.


Arab Saudi sendiri memiliki lebih dari 435 ribu infeksi Covid-19 dan 7.000 lebih kematian.


Pemerintah Saudi juga mengizinkan warga yang telah divaksin bepergian ke luar negeri. Setahun lebih negara itu melarang warganya melakukan perjalanan karena pandemi virus corona.


Ada tiga kategori orang-orang yang diizinkan melakukan bepergian, yakni telah menerima dua dosis vaksin corona, mereka yang menerima satu dosis setidaknya 14 hari sebelum perjalanan, dan yang telah pulih dari infeksi dalam enam.


Bulan lalu, Arab Saudi mengumumkan hanya akan mengizinkan jemaah yang telah divaksin Covid-19 yang bisa melakukan ibadah umrah.(*)

ADSEN KIRI KANAN