Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

Meskipun Ada Permohonan Penundaan Penetapan Calon Terpilih, KPU Tetap Gelar Rapat Pleno

Senin, 03 Mei 2021 | 13:04 WIB Last Updated 2021-05-03T06:04:00Z

KPU Labuhanbatu saat ditemui awak media usai rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih.

Labuhanbatu, fajarharapan.id - Legal Official (LO) pasangan ASRI, Fadli Amri Hasibuan dan Syahdan Syaibani Rambe melakukan walk out dalam rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih pada pilkada 2020, Minggu (2/5/2021) di hotel Permata Land Rantauprapat.


Hal itu sebagai bentuk protes karena menurut kedua LO itu, pelaksanaan rapat pleno penetapan itu tidak sesuai Peraturan KPU No. 19 tahun 2020. Karena itu Fadli menyesalkan tindakan KPU yang dinilainya gegabah.


"Bagaimana mungkin peraturan KPU Labuhanbatu dipakai sebagai dasar keputusan, sementara ada peraturan lain yang statusnya lebih tinggi. Itu kan sama artinya mereka mengangkangi peraturan KPU RI," katanya.


Sebelumnya Yusril Ihza Mahendra, Kuasa Hukum pasangan Andi Suhaimi Dalimunthe - Faizal Amri Siregar, juga telah meminta KPU Labuhanbatu untuk menunda penetapan pasangan calon terpilih.


Melalui suratnya bertanggal 30 April 2021, Yusril mengatakan, permintaan penundaan tersebut mengacu kepada Peraturan KPU No. 19 tahun 2020, angka (4), (5), dan (6). (Red)


Sedangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu dalam rapat pleno itu menetapkan pasangan calon terpilih nomor urut 2 Erik Adtrada-Ellya Rosa (ERA) yang meraih 88.493 suara, dan Paslon Andi Suhaimi-Faizal Amri berada di posisi kedua dengan total suara 88.183.


Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi usai acara tersebut mengatakan, dasar pelaksanaan rapat pleno ini sesuai dengan keputusan KPU Labuhanbatu nomor 24 tentang tahapan jadwal dan program dalam pelaksanaan PSU tahun 2021. Terkait adanya Gugatan lain di Mahkamah Konstitusi, KPU Labuhanbatu sendiri telah berkoordinasi dengan KPU RI.


"Ini menjadi dasar kita ditambah lagi dengan PKPU 19 tahun 2020 tentang rekapitulasi pemungutan dan penetapan suara dan kita memastikan hasil rapat pleno internal KPU Labuhanbatu dan Komisioner bahwa kita tetapkan 2 Mei bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional sebagai rapat pleno ini," sebutnya.