Notification

×

mgid Bawah Bapenda

Adsen

Maling Gaya Ninja Babak Belur Dihajar Massa di Pasaman Barat

Sabtu, 29 Mei 2021 | 12:55 WIB Last Updated 2021-05-29T05:55:06Z

 

.


Pasbar
 - Warga Jorong Mandiangin Nagari Katiagan, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Propinsi Sumatera Barat dihebohkan dengan aksi pelaku perampokan perhiasan milik Susan seorang Ibu Rumah Tangga di rumahnya, Jumat Malam (28/5/2021) sekitar pukul 21:30 Wib.


Aksi pelaku perampokan sempat direkam video kamera Hp salah seorang anggota keluarga korban, wajah pelaku ditutup seperti gaya ninja dengan kain sarung, sambil menodongkan pisau ke arah korban. 


Sambil mengancam pelaku meminta korban untuk menyerahkan kalung perhiasan yang sedang dipakai Susan.


Pada video yang beredar, korban tampak ketakutan, sambil melepaskan gelang dan cincin lalu menyerahkan kepada perampok yang memegang pisau di tangan kanan, korban berujar "ta.. jang dibunuh ndak, kalung iko untuak anak teta sakola ko," sambil menunjuk perihasan yang sudah diberikan dan korban mengatakan "duo puluah kepeang nyo tu diak," tuturnya sambil memelas iba. Selang beberapa saat kemudian terdengar suara anak kecil menjerit minta tolong.


Warga sekitar langsung mengejar pelaku dan menangkap hingga diserahkan kepada pihak Polsek Kinali. Tentunya setelah ditangkap pelaku babak belur dihajar massa karena kesal ulah pelaku.


Kapolsek Kinali AKP. Defrizal SH. MH mengungkapkan peristiwa  perampokan tersebut dilakukan oleh Ig (25) seorang laki laki pekerjaan buruh.


"Ya benar, pada hari Sabtu 29 mei 2021 sekira pukul 02.30 Wib bertempat di Katiagan Jorong Katiagan, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Telah dilakukan penangkapan seorang tersangka SDR panggilan Geris," ungkap Defrizal


Lebih Lanjut Kapolsek Kinali menjelaskan, peristiwa pidana pencurian berawal pada waktu itu korban sedang memberi makan anak korban. Kemudian datang pelaku dengan wajah tertutup ala ninja dengan kain sarung serta membawa pisau lalu mengambil barang emas milik korban berupa 2 gelang emas dan 1 cincin emas milik korban.


Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih kurang Rp.26 juta.


Pelaku Geris telah melakukan pencurian dengan ancaman kekerasan terhadap Susan, sudah diamankan berdasarkankan surat perintah penangkapan nomor Sp kap/19/V/2021/Reskrim tgl 29 Mei 2021


"Unit Reskrim polsek Kinali mendapatkan laporan dari masyarakat Mandiangin bahwasanya telah terjadi pencurian dengan ancaman kekerasan dan tersangka telah tertangkap tangan oleh masyarakat Mandiangin," katanya.


"Kemudian menanggapi laporan tersebut, unit Reskrim polsek Kinali langsung meluncur ke TKP dan langsung mengamankan tersangka tersebut," sambungnya.


"Selanjutnya tersangka beserta barang bukti berupa 1 buah gelang emas di amankan di polsek Kinali guna untuk proses hukum lebih lanjut. Terhadap pelaku pencurian diganjar peraturan perundang-undangan Pasal 365 Ayat 1 ke 1e KUHP," tegas Defrizal.


Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri. (By roni)

ADSEN KIRI KANAN