Notification

×

mgid Bawah Bapenda

Adsen

Makassar Larang Salat Id di Masjid, Izinkan di Jalan Raya

Sabtu, 08 Mei 2021 | 19:24 WIB Last Updated 2021-05-08T12:24:00Z

  

Ilustrasi. Salat Id di jalan raya. (CNNIndonesia/Safir Makki

Makassar - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kini tak mengizinkan salat Idulfitri 1442 Hijriah di masjid. Dia hanya mengizinkan salat id diadakan di tempat terbuka atau jalan raya.


"Mari kita merayakan kemenangan di tempat terbuka. Maka saya putuskan menggunakan jalan-jalan besar setiap RW. Tidak boleh menggunakan masjid. Jadi tidak ada kerumunan yang berlebih di satu tempat," kata pria yang akrab disapa Danny, Sabtu (8/5).


Sebagaimana dikutip CNNindonesia.com, dia sebelumnya tak mengizinkan salat id digelar di Lapangan Karebosi Makassar, namun hanya mengizinkan warganya melaksanakan salat id di masjid yang ditunjuk RT/RW setempat. Menurutnya, akan sangat berbahaya jika ada konsentrasi keramaian yang besar.


Kini, Danny tak mengizinkan salat id di masjid. Alasannya, peningkatan angka kasus Covid-19 terjadi menjelang berakhirnya Ramadan dan setelah hari raya. Pemerintah pun, kata dia, tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.


"Ini demi kepentingan bersama. Mudik ditiadakan, tapi kita tetap salat id bersama dengan prokes yang ketat. Jaga jarak, pakai masker dan salat sesuai RT kira. Jadi H-1 jalan yang akan dipakai sudah disterilkan," jelasnya.


Jelang IdulFitri nantinya, kata Danny, Tim Satgas Pengurai Kerumunan (Raika) bersama TNI/Polri akan mengurai keramaian di setiap sudut Kota Makassar. Ia pun berharap masyarakat ikut menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


"Harapannya tetap bersuka cita merayakan kemenangan tanpa harus menambah jumlah korban Covid-19. Dari diri kita sendiri harus butuh kesadaran menjaga prokes tersebut. Termasuk jaga imun dan iman. InsyaAllah dijauhkan dari virus ini," ujarnya.


Selain itu, pihaknya juga melarang kegiatan pawai dan konvoi takbir keliling di malam takbiran. Alasan pelarangan takbir keliling ini adalah untuk mencegah kerumunan demi menekan penularan Covid-19. Aparat akan membubarkan kegiatan pawai atau konvoi di malam takbiran.(*)


ADSEN KIRI KANAN