Notification

×

mgid Bawah Bapenda

Adsen

Kecam Tindakan Zionis, DPW PKB NTB Imbau Warga Boikot Produk Israel

Senin, 24 Mei 2021 | 22:12 WIB Last Updated 2021-05-24T15:12:40Z
Wartawati fajarharapan.id saat mewawancarai Sekretaris DPW PKB NTB, Senin (25/5/2021). (Ist)


Lombok Timur, fajarHarapan.id - Situasi yang terjadi di Palestina Masjid Al-aqsa yang terus mendapat serangan dari zionis Israel. Konflik ini telah banyak memakan korban jiwa dan banyaknya luka luka.


Menyikapi kejadian tersebut Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB), Haji Makmun SH., M.Kn, mengecam keras tindakan agresi militer yang dilakukan oleh zionis Israel.


Saat ditemui oleh wartawan fajarharapan.id, Senin (24/05/2021) di kediamannya daerah Selong mengatakan, mengecam tindakan agresi militer yang dilakukan zionis Israel terhadap Palestina yang mengakibatkan banyak korban jiwa dari berbagai kalangan sipil perempuan anak anak muda atau tua.


"Tindakan agresi militer yang dilakukan Israel bukan hanya sembrono dan sembrani, namun ini jelas merusak prinsip-prinsip dasar keadilan. Membunuh manusia baik kaum perempuan dan anak anak dalam perang apapun, tidak dibenarkan!!! Serangan tindakan militer seperti yang sedang dilakukan zionis Israel sangat tidak pantas," tegas Haji Makmun.


Maka dari itu beliau menyerukan untuk semua bahkan dunia internasional terutama negara-negara Islam yang terhubung dengan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk bersatu padu memberikan bantuan pada negara Palestina dan bersatu padu untuk membuat kekuatan dalam rangka menghadapi zionis Israel dan negara negara internasional.


Dituntut komitmennya untuk kemanusiaan dan bersama sama menghadapi zionis Israel, karena bagaimanapun juga tidak cukup seruan dan negara tidak boleh menutup diri terkait kondisi yang sedang terjadi di Palestina.


"Untuk berprikemanusiaan, sebagai bentuk toleransi kita Indonesia mari kita bersatu padu untuk memboikot produk produk yang dikeluarkan dan hasil produksi oleh Israel itu sendiri," imbaunya.


Banyak beredar produk-produk Israel di Indonesia, untuk itu sebagai kecintaan terhadap Palestina, mari boikot produk tersebut.


Disamping itu Makmun menjelaskan, negara yang paling pertama mengakui kemerdekaaan Indonesia adalah Palestina disaat negara lain belum berani menunjukkan sikap atas kemerdekaan Indonesia pada sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).


Keberpihakannya pada masa itu menunjukkan solidaritas dalam hal pernyataan sikap untuk mendukung kemerdekaan Indonesia pada masa itu. Bahkan Palestina sebagai garda depan memberikan sumbangannya untuk kemerdekaan Indonesia dan jumlahnya cukup fantastis.


"Itulah yang dilakukan Palestina dan warganya pada awal kemerdekaan, maka dari itu kita sebagai warga Indonesia akan menunjukkan hal yang sama," tegasnya. (Citra)

ADSEN KIRI KANAN