Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Desak Boikot Produk Israel, Himmah NWDI Gedor Kantor Bupati Lotim

Senin, 24 Mei 2021 | 12:53 WIB Last Updated 2021-05-24T05:53:10Z
Mahasiswa saat demo di kantor bupati Lotim


Lombok Timur, fajarharapan.id - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Nahdotul Wathon Diniyah Islamiyah (Himmah NWDI) Cabang Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, turun ke jalan melakukan aksi di depan Kantor Bupati Lombok Timur, pada Senin 24/05/2021. Aksi damai tersebut menuntut Pemerintahan Daerah Lombok Timur untuk menyatakan sikap terkait dengan konflik Palestina dengan Israel yang sudah berlangsung cukup lama. 


Satu persatu dari masa aksi berorasi menuntut Pemda Lotim tegas dalam mengambil sikap. Sebagai bentuk keseriusan, masa aksi menyediakan nota kesepakan secara tertulis untuk ditandatangani bersama dengan Pemda Lotim.


Salah seorang orator aksi Rohim mengatakan, mereka datang melakukan aksi di depan Kantor Bupati Lotim atas panggilan jiwa untuk menggerakkan hati pejabat pemda untuk berkomitmen mendukung dan membantu Palestina untuk meraih kemerdekaannya dari Israel.


"Tidak perlu menjadi Islam, cukup menjadi manusia saja, kita harus tergerak untuk membantu saudara kita di Palestina," teriaknya berorasi. 


Rohim juga menyinggung bahwa Indonesia telah berhutang banyak pada Palestina, karena sebelum Indonesia merdeka, negara pertama yang menyatakan sikap untuk mendukung kemerdekaan Indonesia waktu itu adalah Palestina. 


"Jangan jadi kacang yang lupa kulitnya," teriak Rohim melanjutkan orasinya.


Setelah beberapa saat gantian berorasi, akhirnya ditanggapi oleh Pemda Lotim yang diwakilkan oleh Asisten 1 bidang kesejahteraan Maksin Munawar. Tak mau kalah dengan mahasiswa Maksin Munawar teriak lebih lantang untuk berkomitmen mengkawal tuntutan masa aksi.


"Kita harus sepakat untuk mengutuk segala bentuk penindasan dan penjajahan oleh bangsa manapun, khususnya Israel pada Palestina," teriaknya.


Maksin Munawar mengucapkan terimakasih dan mengapresasi aksi yang dilakukan oleh Himmah NWDI Cabang Lotim itu, karena sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk menhormati azaz kemanusiaan, termasuk mendukung Palestina terbebas dari belenggu Israel. 


Tidak ingin hanya diberikan janji, masa aksi kemudian meminta pemda menandatangani nota kesepakatan pernyataan sikap secara tertulis, sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Pemda menanggapi tuntutan aksi.


Dalam nota kesepakatan itu masa aksi menuntut dengan tegas Pemda Lotim menyatakan sikap nyata untuk mendukung penuh gerakan Save Palestina, termasuk memboikot produk-produk Israel yang beredar di Indonesia umumnya, dan di Lombok Timur khususnya. 


"Jika dalam waktu 7×24 jam tuntutan kami tidak digubris, kami akan kembali dengan jumlah masa yang lebih besar lagi," teriak Koordinator Umum aksi Zaeni Hasyari menutup. (Hardi)

ADSEN KIRI KANAN