Notification

×

mgid Bawah Bapenda

Adsen

Buruh Ancam Boikot Produk Indomaret Akibat Kasus THR 2020

Senin, 17 Mei 2021 | 12:12 WIB Last Updated 2021-05-17T05:23:15Z

 

 

Buruh mengancam akan memboikot Indomaret terkait langkah pidana yang mereka tempuh terhadap pekerja yang merusak gypsum kantor saat menuntut pembayaran THR pada 2020 lalu. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Galih Gumelar)

Jakarta Buruh mengancam akan memboikot seluruh produk PT Indomarco Prismatama (Indomaret). Hal ini karena ada salah satu pegawai mereka yang dilaporkan ke polisi oleh perusahaan karena memperjuangkan pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2020.


Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Riden Hatam Aziz mengatakan salah satu anggotanya bernama Anwar Bessy dilaporkan secara pidana oleh Indomarco Prismatama lantaran telah merusak gypsum kantor saat memperjuangkan THR 2020. Menurutnya, kasus itu terlalu kecil untuk dibawa ke pengadilan.


Sebagaimana dikutip CNNIndonesia.com, "ada salah satu pengurus Anwar Bessy, karena dia ingin mendapatkan kepastian, maka dia emosional. Spontan kemudian menggerakkan tangannya membentur ke gypsum sampai bolong 20-25 cm. Dengan kejadian itu Anwar diproses pidana," kata Riden dalam konferensi pers, Minggu (17/5).


Laporan itu sudah masuk ke dalam proses persidangan. Berdasarkan catatan Riden, persidangan sudah dilakukan dua kali sejak manajemen Indomaret melaporkan Anwar.


"Dan besok 18 Mei 2021, Selasa, sidang ketiga. Dalam kesempatan ini saya ingin sampaikan ini telah terjadi kriminalisasi terhadap anggota kami FSPMI," ucap Riden.


Ia mengaku heran karena kasus sekecil ini harus sampai pengadilan. Sementara, belum ada penindakan terhadap manajemen Indomaret yang tidak membayar THR secara penuh kepada karyawan pada 2020.


"Ini ada apa. Kasus yang sangat kecil sampai ke pengadilan. Kenapa THR yang tidak dibayar 100 persen tidak ada tindakan ke manajemen, tapi pengurus yang memperjuangkan haknya dipidanakan," ujar Riden.


Atas kasus tersebut, Riden mengatakan pihaknya akan melakukan perlawanan terhadap manajemen Indomaret. Ia tak terima karena manajemen telah melakukan kriminalisasi kepada buruh.


Ia sudah memberikan instruksi kepada anggota FSPMI untuk melakukan aksi di kantor Indomarco Prismatama. Jika manajemen tak merespons, maka Riden akan menginstruksikan untuk memboikot produk Indomaret.


"Kalau manajemen Indomarco tidak merespons tuntutan kami, kami instruksikan untuk boikot semua produk Indomaret," pungkas Riden.


CNNIndonesia.com sudah menghubungi Marketing Director Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf. Ia menyatakan pihaknya sedang menyiapkan rilis untuk menanggapi hal tersebut.


"Sebentar, kami akan keluarkan press release nya," kata Wiwiek. (*)

ADSEN KIRI KANAN