Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

PNS di Kemenristek Akan Digeser ke Kemendikbudristek dan BRIN

Jumat, 30 April 2021 | 06:44 WIB Last Updated 2021-04-29T23:44:32Z

ilustrasi


Jakarta, fajarharapan.id - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengatakan pegawai negeri sipil (PNS) yang tadinya bekerja di Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan digeser ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) atau BRIN.


"Nanti kita lihat, kalau memang ada pegawai atau struktur yang berkaitan dengan kebijakan ristek harus beralih [ke Kemendikbud]. Kalau pegawai yang [tupoksinya] tetap di BRIN, maka akan tetap di BRIN," tutur Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini, Kamis (29/4/2021).


Rini mengatakan saat ini proses penggeseran PNS masih dalam tahap pencatatan. Jika datanya sudah diterima, kementerian terkait tinggal memindahkan PNS ke instansi yang sesuai dengan tugasnya.


Proses ini, menurut dia, tidak memakan waktu lama. Pasalnya, semua data PNS sudah terkoordinasi secara sistematis di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sehingga pemindahan PNS hanya terkait proses administrasi.


Ia menjelaskan dalam kasus peleburan Kemenristek sesungguhnya semua pegawai yang berada di instansi tersebut berada di bawah naungan BRIN. Meskipun demikian, sambungnya, tidak semua pegawai di Kemenristek kemudian dipindahkan ke BRIN ketika lembaga itu dijadikan instansi sendiri sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Struktur yang terkait dengan kebijakan riset dan teknologi akan dibawa ke Kemendikbudristek.


Ketentuan ini, jelas Rini, hanya berlaku untuk PNS. Sementara untuk pegawai kontrak di Kemenristek/BRIN, ketentuan terkait pergeseran pegawai akan tergantung dengan perjanjian kontrak.


"Yang saya sampaikan [untuk] PNS. Kalau kontrak tergantung dari kontraknya. Kalau sudah tidak sesuai, bisa berhenti," tambah dia.


Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah resmi melebur Kemendikbud dengan Kemenristek ketika melantik Nadiem Makarim sebagai menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi, Rabu (28/7/2021).


Sementara BRIN kini menjadi badan sendiri yang dipimpin Laksana Tri Handoko. Laksana sebelumnya adalah Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Ia juga dilantik Jokowi kemarin. (*)