Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

Penduduk Hanya 56.311, Padang Panjang Diberi Target Vaksinasi 59.516 Orang

Kamis, 04 Maret 2021 | 15:55 WIB Last Updated 2021-03-04T09:02:06Z


PADANGPANJANG, fajarharapan.id
-- Entah lantaran sukses melampaui target pada vaksinasi Covid-19 gelombang pertama, atau ada pertimbangan lain. Yang jelas, Kota Padang Panjang diberi target 59.516 orang untuk divaksin, sementara penduduk hanya berjumlah 56.311 jiwa.


''Target itu melebihi jumlah penduduk. Ketika masalah ini dikonfirmasi ke provinsi, jawabannya data berasal dari Komite Penananganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional,'' kata Kepala Dinas kesehatan Kota Padang Panjang Nuryanuwar, sebagaimana dirilis dari Dinas Kominfo setempat, Kamis (4/3).


Dikatakan, data tersebut menjadi tidak realistis. Jumlah target itu, imbuhnya, sama persis dengan Kota Padang yang jumlah penduduknya mencapai 909.040 jiwa berdasarkan hasil Sensus Penduduk Tahun 2020.


Kalau kita merujuk ke data BPS, jelasnya,  dari 56.311 jiwa warga Padang Panjang, itu sudah masuk semua kelompok umur. Mulai dari 0 tahun sampai ke 75 tahun ke atas. Sementara dalam vaksinasi, kelompok 0-18 tahun belum dapat dijadikan sebagai sasaran vaksinasi.


“Kita akan mengupayakan data ini terkonfirmasi ke pusat dan diubah sesuai dengan angka ril sasaran yang sebenarnya. Karena kalau untuk vaksinasi pelayan publik, jumlahnya hanya ribuan, tidak mencapai puluhan ribu. Untuk vaksinasi lansia, berdasarkan data rilis KPCPEN, Padang Panjang ditarget sasaran sebanyak 4.882 orang,'' katanya.


Sementara itu, vaksinasi gelombang kedua yang dimulai Kamis (4/3), sebanyak 148 personil Polres Padang Panjang sudah selesai divaksin, sedangkan dari Satuan Brimob Polda Sumbar Batalyon B Pelopor di Padang Panjang, vaksinasi sudah tuntas pula untuk 56 personil.


“Ada 288 personil dan 7 siswa Diktukba yang divaksinasi. Vaksinasi hari ini, dikuti 141 anggota dan 7 ASN Polres. Sisanya (147 orang) akan melakukan vaksinasi pada hari kedua pada Sabtu nanti,” sebut Kapolres AKBP Apri Wibowo.


"Pada vaksinasi tahap II ini, Polres mendapat jadwal pertama berdasarkan kecepatan memberikan data kepada Dinkes dan sudah didaftarkan ke aplikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN)," jelasnya.


Disebutkannya, vaksinasi personil Polres dilakukan selama dua hari, mengingat banyaknya personil yang akan divaksin. “Bagi personil yang tidak bisa mengikuti vaksin sesuai jadwal yang sudah ditentukan, karena tugas di luar kota atau bermasalah dengan kondisi kesehatan, Dinkes akan memvasilitasi vaksinasi di Puskesmas Koto Katik,” ujarnya.(*)

adsense

×
Berita Terbaru Update