Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

Pemko Padang Sebut Pesantren Ramadhan Program Unggulan

Rabu, 17 Maret 2021 | 11:07 WIB Last Updated 2021-03-25T04:10:25Z

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Habibul Fuadi saat membuka workshop pesantren Ramadhan 1442 H di Hotel Kriyad Bumi Minang, Selasa (16/3/2021). (humas)


Padang, Singgalang - Walikota yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Habibul Fuadi membuka workshop pesantren Ramadhan 1442 H yang di ikuti oleh tenaga pendidik se-Kota Padang di Hotel Kriyad Bumi Minang, Selasa (16/3/2021).


Pesantren ramadhan adalah program unggulan pemerintah Kota Padang, maka guru di setiap sekolah SD, SMP, MTs se-Kota Padang wajib sebagai pendamping untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan pesantren Ramadhan. 


Pelaksanaan pesanteran Ramadhan kali ini bagi guru pendamping bukan sekedar srimonial belaka saja, harus diawali dengan komitmen secara personal dan nawaitu. 


ilustrasi

Menurutnya, pesantren Ramadhan bagi guru pendamping bukan sekedar mendampingi siswa namun dibalik itu mendidik generaai muda yang mulia, taat, beriman, bertagwa. Dan inilah salah satu usaha bagi guru pendamping untuk mendampingi siswanya selama proses kegiatan pesantren ramadhan dilaksanakan tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19", Paparnya.


Selanjutnya, guru pendamping memahami apa yang harus dikerjakan selama pelaksanaan pesantren ramadhan, mendampingi siswa memberikan bimbingan serta penilaian sesuai dengan instrumen dari buku panduan selama proses kegitan pesantren ramadhan di masjid dan mushalla.


Tujuannya supaya kualitas standarnya sama. Nilai dari kehadiran siswa selama memgikuti pesantren ramadhan bagi siswa SD dan SMP, MTs akan di gabungkan menjandi salah satu komponen penilaian pendidikan agama Islam di sekolah nantinya," terangnya.


Lebih lanjut dijelaskan Habibul Fuadi, Workshop ini diselenggarkan  bertujuan untuk menyamakan pemahaman dalam rangka melaksanakan pesantren ramadhan. "Kita tidak ingin antara Masjid dan musala berbeda memahami dan menerapkan pelaksanaan pesantren ramadhan," ujarnya.


Makanya harus sesuai standar pelaksanaan pesantren ramadhan selama dua minggu. Tugas pembelajaran di pindahkan ke Masjid dan musalla, berarti kewajiban guru sangat melekat, disamping beramal dan beribadah di bulan ramadhan.


Untuk itu, diharapakan kepada kepala sekolah SD, SMP ,MTs menugaskan gurunya sebagai pendampingi selama kegitan pesantren ramadhan. 


Siapalagi yang akan menyelamatkan anak bangsa  kalau tidak guru, sedangkan harapan negara  tertompang kepada guru baik secara moral ataupun secara agama adalah guru," tambahya.


Tantangan guru begitu besar ditengah maraknya tekonolog informasi yang mengakibatkan rusaknya mental generasi muda. Seandainya guru tidak serius mendidk siswa tentu sangat berdampak besar kepada anak didik di kota Padang," tambahnya. (***)

adsense

×
Berita Terbaru Update