Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

Membudidayakan Tanaman Talas Sangat Menjanjikan

Rabu, 03 Maret 2021 | 18:20 WIB Last Updated 2021-03-03T11:20:33Z
Pembudidayakan talas di Kinali


Pasbar fajarharapan.id - Membudidayakan tanam talas digunakan sebagai bahan baku rokok pengganti tembakau sangat menjanjikan. Hal itu pula yang dilakukan Gapoktan Albasiko 1 di Jorong Bunuik, Nagari Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat.


Menurut Ketua Gapoktan Albasiko I,  Syamsuri  kepada fajarharapan.id ketika ditemui, Rabu (3/3/2021) menyebutkan, budi daya talas tersebut sangat menggiurkan. Di Kinali daun talas merupakan produk ekspor ke luar negeri dan hasil panen dari 1 hektare daun talas, bisa menghasilkan setidaknya 10 ton.  Harga produk daun talas yakni bisa menghasilkan Rp10 juta per bulannya.


Syamsuri di menjelaskan bahwa, dari tanam hingga panen, tanaman talas membutuhkan waktu hanya selama 4 bulan. Setelah 4 bulan, talas bisa dipanen daunnya sekali dalam sebulan. Daun talas tersebut diekspor ke luar negeri sampai ke Australia.


"Saat ini, saya secara pribadi sudah membudidayakan 5 hektare tanaman talas. Ke depannya tiap kelompok dari Gapoktan Albasiko 1 bakal menanam 5 hektare. Apalagi, jumlah permintaan produk daun talas dari negara Australia cukup tinggi", ujar Syamsuri.


Masyarakat tak perlu ragu untuk menanam, karena daun talas jenis sente, kajar dan ratih, hasil panennya sangat menjanjikan. "Gapoktan yang kami kelola, menyediakan bibit tanaman talas hanya seharga Rp.3 ribu- per batang. Kami siap menyediakan bibitnya," tambahnya lagi.


Gapoktas tersebut juga memasarkan hasil panen daun talas para petani ke luar negeri. Untuk pemasaran, tak hanya negara Australia, karena ke dapannya sejumlah negara - negara di Benua Eropa dan Amerika, juga bakal menjadi pangsa pasar produk talas tersebut.


Sementara itu, Kadis DTPH Pasbar Sukarli melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Afdal, SP yang ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini, menyatakan mendukung  budidaya tanaman tersebut.


"Budidaya dan pengembangan tanaman talas merupakan program Kementerian Pertanian melalui Dirjen Tanaman Pangan. Kita sangat mendukung terlaksananya program budidaya tanaman ini di daerah kita", ujar Afdal.


Untuk itu, katanya demi meningkatkan kesejahteraan para petani, karena daun tanaman talas merupakan produk ekspor ke luar negeri ia mendorong para petani membudidayakan talas tersebut. (By roni)

adsense

×
Berita Terbaru Update