Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

KLHK Segel Dua Lokasi Galian Ilegal

Minggu, 14 Maret 2021 | 05:54 WIB Last Updated 2021-03-13T22:54:09Z
ilustrasi


Jakarta, fajarharapan.id - Tim Gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel dua lokasi galian C di wilayah Kabupaten Purwakarta, Jabar, yang diduga tak berizin, merusak lingkungan dan infrastruktur.


Dua lokasi galian C itu berada di Kampung Cilampahan seluas 18,7 hektare dan lahan seluas 13,7 hektare di Kampung Citapen Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat.


"Operasi penindakan ini bermula dari pengaduan masyarakat," kaya Sustyo Iriyono, Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam siaran pers yang diterima di Purwakarta, Sabtu (13/5/2021) sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Menurut Sustyo, aktivitas galian C itu menimbulkan kerusakan lingkungan dan membahayakan kehidupan masyarakat setempat.


Di dua lokasi itu, tim gabungan KLHK juga mengamankan dua orang penanggung jawab lapangan, masing-masing berinisial DS (46) dan MY (35), keduanya merupakan warga Purwakarta.


Petugas juga menyita lima unit ekskavator dan 23 unit dump truk sebagai barang bukti.


Ia menyampaikan, pelaku akan dikenakan pidana yaitu pasal 98 Ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.


Menindaklanjuti pengaduan masyarakat, Tim Ditjen Gakkum KLHK segera berkoordinasi dengan Brimob Polri, dan Sub Denpom Purwakarta, untuk melakukan penindakan.


Sementara itu, Dirjen Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani, mengatakan KLHK tidak akan berhenti menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan hidup, termasuk kejahatan tambang ilegal yang menimbulkan kerusakan lingkungan.


"Penindakan ini harus menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan lainnya. Kita tidak boleh membiarkan pelaku kejahatan tambang ilegal," kata dia. (*)


adsense

×
Berita Terbaru Update