Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

Kecamatan Kinali Gelar Musrenbang, Ini Pesan Bupati Pasbar

Kamis, 25 Maret 2021 | 21:18 WIB Last Updated 2021-03-25T14:35:17Z

Suasana musrenbang


Pasbar, fajarharapan.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kinali merupakan tahapan awal perencanan dan penganggaran daerah tahun 2022 berupa penyusuanan RKPD tahun 2022.


Hal tersebut disampaiakan Bupati Pasaman Barat melalui Sekretaris Bapedda, Dr Ikhwandri saat mewakili pada pembukaan Musrenbang Kecamatan Kinali, Kamis (25/3/2021) di aula Gedung Sayang Tak Sudah kantor camat Kinali 


Ia menambahkan, bahwa Musrenbang juga merupakan  perencaan awal pembanguan yang diatur oleh sistem yang disebut dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah. Musrenbang ini diharapkan bisa mengakomodir usulan yang disampaikan oleh masyarakat.


"Musrembang di nagari yang telah menginput usulan tersebut akan diseleksi lagi di Bappeda sesuai dengan aturan yang berlaku. Hasil yang diterima dan diseleksi oleh mitra Bappeda akan di bahas di Musrembang ini,"kata Dr Ikhwandri.


"Usulan tersebut memiliki jenjang mulai di tingkat nagari, tingkat kecamatan hingga kabupaten. Begitu juga dengan dokumen yang diusulkan, apakah sudah lengkap atau belum, sehingga proses perencanaan pembangun untuk tahun 2022 kita ini bisa diselesaikan,”lanjut Dr Ikhwandri.


Sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pasbar, Jelasnya, maka arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pasbar tahun 2021 fokus untuk pembangunan SDM yang mandiri dan memiliki daya saing melalui pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan penyediaan kebutuhan dasar masyarakat.


Selanjutnya Peningkatan keimanan dan ketakwaan masyarakat melalui pemenuhan sarana dan prasarana peribadatan dan sarana pondok qur'an, peningkatan perekonomian, dan pengetasan daerah tertinggal.


Sementara itu, Camat Kinali Bakaruddin.SH.Dt Itam Putih. menjelaskan usulan masyarakat tentunya untuk pembanguan, yang bertujuan untuk kesejahteraan bersama masyarakat Kinali pada khususnya maupun masyarakat Pasbar pada umumnya. Namun, lanjutnya, sekarang ini usulan masyarakat harus lengkap dengan dokumen dan ada sistem yang mengatur perencanaan tersebut. 


“Gagasan yang digali mulai dari tingkat bawah, nagari, kecamatan hingga kabupaten. Walapun banyak item yang diajukan oleh nagari, namun kita diatur oleh sistem yang menjadi perhatian kita bersama. Jangan nanti terkejut jika usulan yang sudah disampaikan tidak diakomodir apalagi kondisi melihat kondisi pandemi covid 19 saat ini,”kata Bakaruddin. (By roni)

adsense

×
Berita Terbaru Update