Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

Demo Tuntut Pencopotan Bupati Rusma Yul, Begini Tanggapan Warga Pessel

Selasa, 16 Maret 2021 | 17:39 WIB Last Updated 2021-03-16T10:39:06Z

 

Inilah aksi demo yang menamakan Aliansi Masyarakat Pesisir Selatan Bergerak di kantor gubernur Sumbar, Senin (15/3). (ist)


Pessel, fajarSumbar.com - Demo yang menamakan Aliansi Masyarakat Pesisir Selatan Bergerak di kantor gubernur Sumbar, Senin (15/3) menuntut pencopotan bupati Pesisir Selatan, ditanggapi beragam warga setempat. Bahkan banyak di antaranya tidak menyetujui aksi yang diikuti hanya puluhan warga saja.


"Saya sangat tidak setuju dengan demo yang menamakan aliansi masyarakat Pesisir Selatan karena demo itu bukanlah budaya kita. Jika memang Bupati Rusma Yul Anwar bersalah biarlah pihak yang berwenang yang menentukan apakah beliau tetap menjadi bupati atau menerima hukuman sesuai dengan apa yang dituduhkan kepada beliau," ungkap Eti salah satu warga Painan, kepada fajarsumbar.com, Selasa (16/3/2021). 


Pernyataan warga tersebut menanggapi atas demo yang dilakukan Aliansi Masyarakat Pesisir Selatan Bergerak di kantor gubernur, Senin (15/3/2021).  


Saat demo, aliansi masyarakat Pesisir Selatan tersebut membawa sejumlah spanduk menyatakan protes. Di antaranya mereka membawa spanduk dengan tulisan, “Rakyat bergerak, haruskah hukum rimba bertindak, perusak lingkungan, masihkah undang-undang dipakai? Dan kata kata protes lainnya.


Demonstran meminta Gubernur Sumbar Mahyeldi agar mencopot Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar dari jabatannya. Alasannya, Rusma merupakan bupati yang juga menyandang status sebagai terpidana.


Koordinator Aksi, Hamzah Jamaris dalam orasinya pada kesempatan itu mengatakan, aksi mereka merupakan untuk menyelamatkan demokrasi Pesisir Selatan dan menegakkan keadilan.


“Hari ini kita atas nama Aliansi Masyarakat Pesisir selatan bergerak, kita meminta bapak menemui kita, karena beliau kita yang memilihnya,” katanya.


Sebagaimana diketahui, Bupati Drs.Rusma Yul Anwar MPd adalah pemenang pilkada Kabupaten Pesisir Selatan yang sah karena menang telak dari saingannya H. Hendra Joni, S.H., MH., bupati petahana. 


Dari 15 kecamatan Rusma Yul Anwar menang di 14 Kecamatan dan itu tentu saja berkat dukungan masyarakat yang memang menginginkan perubahan.


Dari hasil penelusuran fajarsumbar.com ternyata banyak masyarakat yang kontra dengan adanya demo dari aliansi masyarakat Pesisir Selatan tersebut. Bahkan ada yang menduga aksi demo tersebut adalah sebagai pelampiasan dari rasa kekecewaan simpatisan bupati petahana.


"Saya kira masyarakat Pessel telah menentukan pilihan yang tepat, buktinya dari 15 kecamatan di Pesisir Selatan, 14 kecamatan hak suara dimenangi oleh pasangan Rusma Yul, ini tentu pertanda masyarakat Pessel mencintai perubahan," sambung warga lainnya. (wandi)


adsense

×
Berita Terbaru Update