Notification

×

adsense-BAWAH-HEADER

Iklan

3.250 Orang di Padang Panjang Segera Jalani Vaksinasi Tahap Kedua

Rabu, 03 Maret 2021 | 08:13 WIB Last Updated 2021-03-03T01:13:55Z


PADANG PANJANG, fajarharapan.id
-- Sebanyak 3.250 orang warga Padang Panjang akan menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Anggota TNI dan Polri duluan. Ini adalah gerakan vaksinasi tahap kedua di kota berjuluk Serambi Mekah itu.


Informasi yang disiarkan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) setempat menyebut, vaksinasi dimulai Kamis (4/3) dengan sasaran 297 anggota Polri dari personil Polres Padang Panjang, 98 personil Batalyon B Pelopor Brimob Sumbar, 343 orang personil dari Secata B, dan lain-lain.


Kepala Dinas Kesehatan Nuryanuwar menyebut, semua anggota kepolisian dan TNI yang berada di wilayah hukum Padang Panjang yang meliputi Kota Padang Panjang, dan tiga kecamatan di Kabupaten Tanah Datar yaitu X Koto, Batipuah, dan Batipuah Selatan, diharap dapat terjangkau dalam program vaksinasi tahap kedua ini.


''Setelah selesai anggota Polri dan TNI, baru kemudian dilanjutkan kepada petugas layanan publik, termasuk ASN dan karyawan BUMN/BUMD. Untuk orang lanjut usia, sejauh ini belum dijadwalkan,'' katanya.


Nuryanuwar mengatakan, untuk kelancaran program itu, timnya sudah menjemput Vaksin Sinovac ke gudang Dinkes Provinsi Sumbar. Satu vial Vaksin Sinovac tahap dua ini bisa untuk delapan hingga sepuluh kali penyuntikan.


''Ini beda dengan tahap pertama yang hanya untuk sekali penyuntikan saja. Ada 650 boks dengan isi sepuluh vial per boks. Ini artinya cukup untuk 6.500 kali penyuntikan dengan sasaran 3.250 orang,'' jelasnya.


Nuryanuwar mengatakan, masyarakat tak perlu ragu dengan program vaksinasi yang dilakukan dalam rangka memutus penularan Covid-19 itu. Sebab, ujarnya, sejauh ini masih terjamin tingkat keamanannya dan juga halal. Belum ada kejadian ikutan setelah dilakukan vaksinasi tahap pertama dahulu.


Vaksinasi tahap pertama di Kota Padang Panjang terbilang sukses, dan mendapat pujian dari Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, terutama atas capaian yang melebihi target yang direncanakan. ''Sukses Padang Panjang ini semoga menjadi motivasi bagi daerah lain,'' ucapnya.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kota Padang Panjang mencapai angka 104,59 persen, atau sebanyak 798 nakes, dari target awal 763 orang. Capaian ini melebihi target awal yang telah ditetapkan.


Capaian pelaksanaan vaksinasi tahap pertama bagi nakes, sebut Nuryanuwar, di samping perwakilan pejabat untuk percontohan pada pencanangan vaksin pertama beberapa minggu lalu, dari target awal 763 nakes, dalam perkembangannya (registrasi) terjadi penambahan dalam menjadi 798. Sehingga hal ini mempengaruhi cakupan dari jumlah yang divaksin.


Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menyampaikan apresiasinya kepada Dinkes yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan vaksinasi, sehingga dapat melebihi target dari yang ditetapkan.


"Kami apresiasi Dinkes yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan vaksinasi nakes ini. Mudah-mudahan pada vaksinasi tahap kedua nanti juga dapat melebihi target," ujarnya. (*)

adsense

×
Berita Terbaru Update