Notification

×

adsense

Iklan

Pemerintah China Izinkan Vaksin Sinovac untuk Masyarakat Umum

Sabtu, 06 Februari 2021 | 23:08 WIB Last Updated 2021-02-06T16:08:36Z

ilustrasi


China, fajarharapan.id - Pemerintah China mengizinkan penggunaan vaksin Covid-19 dari Sinovac Biotech untuk masyarakat umum pada Sabtu (6/1/2021).


Melalui pernyataan, Sinovac Biotech mengumumkan bahwa izin tersebut keluar setelah sejumlah negara, seperti Brasil dan Turki, menguji coba vaksin buatan mereka meski "efikasi dan hasilnya masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut."


Mereka menjelaskan bahwa uji coba di Brasil menunjukkan vaksin Sinovac memiliki efikasi 50 persen untuk mencegah infeksi, dan 80 persen untuk mencegah kasus yang membutuhkan intervensi medis.


"Hasilnya menunjukkan vaksin ini memiliki tingkat keamanan dan efek imun yang baik untuk orang di semua kelompok usia," demikian pernyataan mereka sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Selain Brasil dan Turki, Indonesia juga sudah mengizinkan pemakaian darurat vaksin Sinovac. Presiden Joko widodo bahkan sudah menerima dua dosis vaksin tersebut.


China sendiri sebelumnya sudah mengizinkan penggunaan terbatas vaksin dari Sinovac untuk kelompok warga yang rentan. Kini, vaksin itu juga bisa disuntikkan ke kelompok masyarakat lainnya.


Sebelumnya, China juga sudah memberikan izin penggunaan vaksin Covid-19 dari perusahaan farmasi lokal, Sinopharm, pada Desember lalu.


Menurut Sinopham, vaksin buatan mereka memiliki tingkat efikasi 79,34 persen. Angka itu jauh lebih rendah ketimbang vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna yang masing-masing efikasinya mencapai 95 dan 94 persen.


China mengeluarkan izin ini menjelang batas target vaksinasi 50 juta warga sebelum libur Tahun Baru Imlek pada pertengahan Februari mendatang.


Tiap tahun, ratusan juta warga hilir mudik ketika Imlek, menjadi salah satu migrasi terbesar di dunia. Meski China sudah mengeluarkan imbauan dan iming-iming insentif agar warga tak bepergian, tapi tidak ada jaminan mereka dapat mencegah mudik tersebut. (*)


adsense

×
Berita Terbaru Update