Notification

×

adsense

Iklan

Kesetaraan dan Keadilan Gender tak Bisa Ditawar-tawar

Senin, 15 Februari 2021 | 15:42 WIB Last Updated 2021-02-15T08:42:35Z

Wakil Walikota Asrul saat memberi sambutan.(kominfo pp)

PADANGPANJANG, fajarharapan.id
-- Kesadaran dan keadilan gender tak bisa ditawar-tawar. Semua pihak harus terlibat aktif menegakkannya. Apalagi, masalah itu merupakan salah satu tonggak pembangunan.


''Itu merupakan tonggak pembangunan dan memperkuat pemerintahan. Kesetaraan gender menjadi perhatian sungguh-sungguh Pemko Padang Panjang,'' kata Wakil Walikota Padang Panjang Asrul, Senin (15/2), saat memberi arahan pada pembukaan kegiatan Sosialisai Pengarusutamaan Gender (PUG), di Hall Lantai III Balai Kota Padang Panjang.


Asrul menyebut, bila berbicara soal kesetaraan dan keadilan gender, maka fokus utama tak bisa lepas dari kalangan perempuan. Pemberdayaan dan meningkatkan peran perempuan itu, imbuhnya, merupakan bagian dari visi dan misi pemerintahannya bersama Walikota H. Fadly Amran.


Peran perempuan, sebut Asrul, sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan pembangunan. Peningkatan peran perempuan tersebut, katanya, dapat tercermin dari keadilan dan kesetaraan gender.


Kepala Dinas Sosial, PPKB dan PPPA Kota Padang Panjang Osman Bin Nur menjelaskan, kegiatan sosialisasi PUG itu merupakan wujud dari komitmen pembuat kebijakan, terutama untuk menyusun dan program dalam rangka membangun kelembagaan PUG di daerah.


Dengan sosialisasi, ujar Osman, diharap akan dapat dilakukan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan di lingkup instansi terkait.


Osman menyebut, masih dalam konteks pengerusutamaan gender, saat ini Kota Padang Panjang sedang dinilai oleh tim, terkait usaha memperoleh Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020. ''Tim penilai akan berkunjung ke Padang Panjang. Kita berharap bisa masuk nominasi dan menjadi juara,'' katanya.(*)

adsense

×
Berita Terbaru Update