Notification

×

adsense

Iklan

Irwan Prayitno Menyebut, Berbuat Baik tak Perlu Menunggu

Minggu, 14 Februari 2021 | 10:48 WIB Last Updated 2021-02-14T12:10:57Z

Prof. H. Irwan Prayitno didampingi tokoh masyarakat Padang Panjang, saat memberi tausyiyah di Masjid Nurul Amri Kelurahan Balai-balai.(kominfo pp)

PADANG PANJANG, fajarharapan.id
-- Mantan Gubernur Sumatera Barat Prof. H. Irwan Prayitno menegaskan, kehidupan di akhirat itu adalah kekal, manusia berada di atas dunia ini hanyalah sementara.


''Dunia ini sementara sifatnya. Kita hidup di dunia penuh fatamorgana, permainan laksana buih di lautan. Tidak ada yang abadi di dunia karena sifatnya yang sementara tersebut,'' ujar Irwan, Ahad (14/2), saat memberi tausyiyah pada kegiatan Subuh Mubarakah Masjid Nurul Amri, RT 01 Kelurahan Balai-balai, Padang Panjang.


Irwan menjelaskan, kehidupan di akhirat yang bersifat kekal harus menjadi orientasi aktifitas manusia di dunia. Bila amal ibadah baik, maka besar harapan kehidupan di akhir lebih baik. Kehidupan di dunia ini, menurutnya, laksana terminal untuk transit menuju alam akhirat. Akan merugilah, tegasnya, manusia yang larut menjalani kehidupan fana ini.


Di hadapan para jamaah, Irwan menyebut, apapun pekerjaan yang dilakoni, semata-mata mesti ditujukan untuk kebahagiaan di akhirat. Petani bekerjalah dengan tujuan akhirat. Birokrat, politikus, dan apapun namanya profesi yang baik-baik itu, wajib ditujukan untuk kebahagiaan di akhirat kelak.


Selama sepuluh tahun menjadi gubernur, Irwan mengaku, semuanya diorientasikan untuk kebaikan, mencapai ridha Allah, dan menuju kehidupan akhirat yang baik. ''Selama jadi gubernur nyaris saya tak pernah sakit. Saya hanya berusaha mengamalkan kebaikan. Banyak masalah, tapi Allah memberi kemudahan. Berbuat baik itu tidak perlu menunggu,'' tegasnya.(*)

adsense

×
Berita Terbaru Update