Notification

×

adsense

Iklan

Bupati Indra Catri tak Kuasa Tahan Tangis Saat Melepas Dua Pejabat Agam ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 09 Februari 2021 | 12:24 WIB Last Updated 2021-02-09T05:24:23Z
Suasana melepas jenazah pejabat eselon II Agam, Selasa (9/8/2021).

Lubuk Basung, fajarharapan.id - Awan gelap menyelimuti Kabupaten Agam. Dua pejabat terbaik di kabupaten tersebut pergi menemui Sang Khalik, mereka tewas setelah bus rombongan yang ditumpanginya terjun ke jurang di Madina, Sumatera Utara, Senin (8/2/2021).


Bupati Agam  Indra Catri memimpin langsung upacara khusus pelepasan dua jenazah  pejabat eselon II Pemkab. Agam tersebut. Masing-masingnya Hj.Fatimah, Kadis.Koperindagkop-UMKM dan Fauzan Helmi, Kadinas Kominfo.


Keduanya dilepas secara resmi oleh pemerintah Kabupaten Agam ke tempat peristirahatan terakhir di halaman kantor bupati, Rabu (9/2)


Pelepasan dua jenazah pejabat Pemkab.Agam yang meninggal dunia akibat kecelakaan maut yang menimpa bus yang mereka tumpangi, diperjalanan pulang dari lawatan studi komperatif ke Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Senin (8/2).


Dalam suasa haru bupati Agam Indra Catri memimpin upacara pelepasan zenazah. Indra Catri menyampaikan sambutannya sekaligus meminta maaf karena tidak bisa menjamin keselamatan pegawainya setiap saat.


"Saya memohon maaf, sekaligus maafkan juga kedua sahabat dan adik-adik saya ini, semoga keduanya diberi tempat yang terbaik disisi-Nya,” sebutnya.


Indra Catri menyebutkan, kedua pejabat Pemkab Agam yang berpulang itu, merupakan orang yang sulit dicari gantinya. Mereka orang-orang terbaik dalam perjalan karir, beliau membanggakan Agam dengan ide dan pikiran dalam pembangunan. Banyak tantangan yang dilalui, namun mereka ini tetap konsisten dengan pemikiran.


Saat penyampaian sambutannya, terlihat beberapa kali Indra Catri menarik nafas, untuk menahan tangis dan haru, bahkan diakhir sambutannya Indra Catri tak kuasa menahan tangis haru dan duka.


Selesai upaca pelepasan Indra Catri mendatangi dan memeluk erat suami almarhumah Fatimah Bambang Warsito, seketika suasana haru pecah berurai air mata. Ketika suami Hj.Fatimah Bambang Warsito menangis dalam pelukan orang nomor satu di Agam itu. 


Selanjutnya jenazah dishalatkan di Masjid Agung Nurul Fallah, Lubuk Basung dan dibawa ke pemakaman.

 

Untuk jenazah Fatimah selesai shalat langsung dibawa kepandam pekuburan keluarga di Jorong Jalikua, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang.


Pergi mendadaknya dua pejabat tersebut mendatangkan luka mendalam bagi ASN di Kabupaten Agam. Kenapa tidak, keduanya itu adalah orang pilihan dan orang terbaik menduduki jabatan eselon II. 


Kepergiannya sangat mengejutkan semua pihak, memang nasib berkata lain semuanya sudah ditentukan oleh Sang Khalik. Selamat jalan sahabat, selamat jalan kawan dan semoga amal ibadahmu diterima oleh Allah SWT. 


Terlalu lama engkau terkenang, banyak sudah kisah yang tertinggal, kamu buat jadi satu kenangan. Sekali lagi selamat jalan kawan cepatlah berlabuh, mimpimu kini telah kau dapati, tak ada lagi seorang pun yang mengganggu. 


Tiap hari sahabatmu hanya sanggup mengingat, jelas bayangmu yang masih melekat. Banyak sudah kisah yang tertinggal kamu buat jadi satu kenangan. Kini kisah yang kau ukir biarlah ini jadi kenangan. (yanto)

adsense

×
Berita Terbaru Update