Notification

×

adsense

Iklan

Terumbu Karang Dirusak, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Berkurang

Sabtu, 16 Januari 2021 | 20:25 WIB Last Updated 2021-01-16T13:25:20Z

ilustrasi


Tiku, fajarharapan.id - Sejumlah nelayan di Pasir Tiku, Kecamatan  Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengeluhkan hasil tangkapan terus berkurang. Salah satu faktor penyebabnya banyaknya terumbu karang yang rusak.


Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten, Agam Arman Aciak mengatakan kepada fajarsumbar.com mengatakan, tangkapan ikan nelayan Tiku, imbas dari dugaan maraknya pengrusakan terumbu karang.


“Untuk sekarang kondisi gelombang di laut Insya Allah aman untuk pergi menangkap ikan, namun tangkapan nelayan berkurang, disebabkan banyak terumbu karang dirusak,” ujarnya Sabtu (16/1/2021)


Terumbu karang merupakan tempat bermain dan berkembangbiaknya ikan, mengalami kerusakan akibat penggunaan bom, potas, dan alat tangkap yang berbahaya bagi terumbu karang. “Kami pernah mendapati pelaku merupakan nelayan dari luar daerah,” ucap Arman.


Saat itu, tukasnya, pelaku menggunakan kapal jaring robot namun, dapat merusak terumbu karang. “Kapal jaring robot itu digunakan pelaku dan beroperasi maka akan merusak terumbu karang di bawahnya,” katanya.


Terkait maraknya aksi pengrusakan terumbu karang tersebut, pihaknya telah menyampaikan keluhan kepada anggota DPRD Provinsi Sumbar Komisi III.


“Kami juga sudah melapor kepada instansi hukum yang berwenang di laut, sejauh ini belum ada penindakan,” ujarnya. (Yanto)

adsense

×
Berita Terbaru Update