Notification

×

Horizontal

Iklan


Ilegal Mining di Solsel Sering Ditertibkan tapi Tetap Marak Juga.. Lho Kok Bisa

Kamis, 14 Januari 2021 | 13:58 WIB Last Updated 2021-01-14T07:03:33Z
 Kapolres Solsel AKBP Tedy Purnanto.didampingi KBO Ardi saat diwawancarai sejumlah media.


Solsel - Kasus meninggal  penambang ilegal mining yang terjadi di dusun Kimbahan, Nagari Abai, Kecamatann Sangir Batang Hari, Solok Selatan, (Sumbar) Senin Kemaren, yang menewaskan empat orang penambang ileggal berasal dari pulau Jawa itu,  mendapat tanggapan dari Polres Solok Selatan.


Sebelumnya disejumlah media Camat Sangir Batang Hari Gurhanadi dengan lantang mengatakan, lokasi tambang emas yang berada di Nagari Abai itu sudah ditutup sejak tahun 2019 lalu dan sudah dijadikan lokasi penghijauan oleh Manunggal Abri TNI waktu itu, ironisnya pendatang ilegal itupun tidak diketahui dan tidak ada informasi.


"Kita akan buru pemodal tunggal ilegal mining yang berasal dari pulau Jawa itu," tegas Tedy.


Kita tidak ada pembiaran dalam kegiatan tambang emas dimana saja, Polres Solok Selatan sudah memberikan himbauan bahkan kapolsek SBH sudah memasang spanduk larangan dilokasi tambang.


Dari mana dan kapan masuknya penambang ilegal dari pulau jawa itu pihak kami tentu tidak begitu mengetahui  dan lagi pintu masuk ke Solok Selatan ini sangat banyak dan ada yang dari berbagai penjuru, termasuk dari Kabupayen Darmasraya yang sangat sulit untuk dilacak.


Selaku umat manusia biasa, kita turut berduka cita atas meninggalnya empat orang pekerja tambang, mereka itu juga sebagai pahlawan keluarga, yang menghidupkan keluarganya, untuk mencari nafkah kitakan disuruh dengan dan bagaimana mendapatkan rezki, soal maut tuhan yang punya kuasa.


"Kita tidak selalu memonitor kedatangan warga, karena wilayah Solok Selatan ini sangat luas," ungkapnya.


Dari informasi berkembang bahwa lokasi tambang itu dipegang oleh satu tangan dan didalamnya ada sejumlah oknum aparat itu akan kami selidiki ucap Tedy yang didampingi KBO Ipda Meri Zahardi. 


Terkait masalah lokasi tambang yang masih menjadi buah bibir masyarakat di Nagari Pakan Rabaa Timur, pihak kami sudah sering melakukan penertipan, namun terkendala dengan jauhnya lokasi yang ditempuh, membuat anggota kesulitan keluar masuk, bahkan pihak Polda Sumbar sudah sering melakukan pengintain, namun belum membuahkan hasil.


Langkah selanjutnya pihak Polres bersama tim gabungan nanti akan melakukan koordinasi dalam rangka penertipan.selanjutnya, ini diberlakukan semua lokasi tambang. (arief)


Adsense

×
Berita Terbaru Update