Notification

×

adsense

Iklan

Hari Kedua Pencarian Korban Diseret Buaya Masih Belum Ditemukan

Senin, 18 Januari 2021 | 20:51 WIB Last Updated 2021-01-18T13:51:02Z
.


Pasbar, fajarharapan.idHingga hari kedua pencarian korban Rusli, warga Kampung Joring Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) belum ditemukan sejak hilang diseret dan diterkam seekor Buaya di Sungai Batang Sikabau Divisi IV PT BPP Kecamata Koto Balingka Pasbar.


Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, korban bernama Rusli (40), diduga hilang diterkam Buaya, saat ia pergi ke Sungai Batang Sikabau bermaksud berwudhu Sholat Zuhur, Minggu (17/1) sekira pukul 13.00 WIB. Korban yang  mempunyai kebun bertepatan di daerah pinggir sungai itu, tiba-tiba terseret diterkam seekor buaya. 


Saat kejadiaan naas itu, anak korban yang bersama dengannya ke sungai, sempat menjerit minta tolong. Namun malang, walau sempat terdengar oleh beberapa warga dan pihak keluarga yang sedang beristirahat di kebun, namun tidak dapat mencegah dan menyelematkannya, karena begitu cepat korban hilang diseret buaya ke dalam sungai, dan tidak diketahui kemana raibnya buaya tersebut.


Pencarianpun dilakukan oleh warga dan kemudian dibantu pihak polri dan TNI dari Kecamatan Lembah Melintang dan Sungai Beremas/ Koto Balingka membantu melakukan pencarian dan penyisiran, namun sampai hari saat ini, korban belum ditemukan.


Kapolsek Sungai Beremas, Iptu Alfian Nurman, SH ketika dihubungi Senin (18/1/2021) siang, membenarkan bahwa korban hilang yang diduga diterkam buaya di Sungai Batang Sikabau tersebut belum ditemukan.


“Korban belum ditemukan, dan sekarang masih dalam pencarian, anggota kita juga sedang di lokasi membantu pencarian. Mudah-mudahan segera ditemukan, kalau memang korban sudah meninggal dapat hendaknya ditemukan jenazahnya,“ kata Kapolsek.


Dikatakan, peristiwa serupa juga pernah menimpa seorang warga pada 5 tahun lalu. Kapolsek mengimbau agar warga berhati hati ke sungai, selalu menjaga diri dan juga tidak menggangu habitat buaya atau jika menemukan anak buya di sekitar sungai karena hal itu bisa berbahaya.


Sementara itu pencarian yang terus dilakukan sejak Senin pagi (18/01/2021), walau telah dibantu tim SAR kabupaten dan bahkan dari tim provinsi telah meluncur ke lokasi untuk memperkuat tim pencarian korban. Namun sampai Senin sore ini pukul 17.00 WIB, keberadaan korban masih misteri dan belum ditemukan.


Belum diketahui secara pasti apakah koran masih hidup atau sudah meninggal dimangsa binatang buas tersebut. Namun pencarian masih terus dilakukan menelusuri aliran sungai yang cukup besar tersebut.  


Pihak Polsek Lembah Melintang yang juga menurunkan tim pencarian korban ke lokasi, bersama tim SAR kabupaten dan provinsi, terus berupaya melakukan pencarian


Kapolsek Lembah Melintang, Aditialidarman, SH melalui Babinkamtibmas, Bripka Amelia Rizki mengatakan, untuk sementara masih belum ada titik temunya. Walau sejak Minggu malam masih dilakukan pencarian oleh masyarakat hingga pukul 01.00 WIB dan dilanjutkan pada hari ini (Senin) mulai pukul 07.00 WIB, 


“Hari ini tim Basarnas dan BKSDA telah dilokasi dan dibantu oleh TNI, Polri dan masyarakat . Bahkan sekarang sudah gabung dengan tim provinsi, namun hasilnya masih nihil. Mudah-mudahan segera ditemukan karena pencarian masih  terus berlanjut,“ jelas Rizki. (By roni)

adsense

×
Berita Terbaru Update