Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

WHO: Vaksin tak akan Hentikan Pandemi

Selasa, 17 November 2020 | 06:16 WIB Last Updated 2020-11-16T23:16:27Z
ilustrasi


Jenewa, fajarharapan.id - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan vaksin tidak otomatis menghentikan pandemi Covid-19. 


Kasus virus corona di dunia melonjak melewati angka 54 juta orang dan merenggut lebih dari 1,3 juta jiwa.


"Vaksin akan melengkapi alat lain yang kami  miliki, bukan menggantikannya," ujar Tedros, Senin (16/11/2020).


"Vaksin sendiri tidak akan mengakhiri pandemi," ujarnya menambahkan sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Angka WHO pada Sabtu saja menunjukkan 660.905 kasus virus corona dilaporkan. Ini menunjukkan tanda yang tinggi. Angka itu, dan 645.410 yang terdaftar pada Jumat, melampaui rekor tertinggi harian sebelumnya di 614.013 yang tercatat pada 7 November.


Tedros mengatakan bahwa pasokan vaksin pada awalnya akan dibatasi. Awalnya petugas kesehatan, orang tua dan populasi berisiko lainnya untuk diprioritaskan. 


Hal itu diharapkan akan mengurangi jumlah kematian dan memungkinkan sistem kesehatan untuk mengatasinya.


Namun dia memperingatkan bahwa hal itu pun masih akan meninggalkan virus dengan banyak ruang untuk bergerak. 


"Pengawasan perlu dilanjutkan, orang-orang masih perlu diuji, diisolasi dan dirawat, kontak masih perlu dilacak dan individu akan tetap perlu dirawat," ujarnya. (*)

×
Berita Terbaru Update