Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Antisipasi Topan Vamco, Ribuan Orang Mengungsi

Sabtu, 14 November 2020 | 17:43 WIB Last Updated 2020-11-14T10:43:24Z
ilustrasi


Jakarta, fajarharapan.id - Ribuan warga di Vietnam mengungsi pada Sabtu (14/11/2020), ketika Topan Vamco mulai berembus kencang ke arah negara itu.


Badai diprediksi akan membawa angin dengan kecepatan hingga 100 kilometer per jam pada Minggu (15/11/2020) di wilayah dekat Hue.


Otoritas manajemen bencana menyatakan bahwa ribuan warga di empat provinsi mulai diungsikan untuk antisipasi dampak bencana. 


Media pemerintah menambahkan ada kemungkinan ratusan ribu warga lainnya harus turut mengungsi.


Selain itu, pihak berwenang juga menutup bandar udara dan pantai untuk umum. Masyarakat juga dilarang memancing di laut.


Sebelum Topan Vamco, serangkaian badai sudah melanda Vietnam selama enam pekan belakangan. Pihak berwenang mengatakan bahwa badai yang menyebabkan banjir dan tanah longsor itu telah menyebabkan 159 orang meninggal dan 70 orang hilang sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Menurut laporan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, lebih dari 400 ribu rumah rusak karena bencana akibat cuaca buruk ini.


"Tidak ada jeda [untuk beristirahat] bagi lebih dari 8 juta orang yang tinggal di Vietnam Tengah," kata Presiden Palang Merah Vietnam, Nguyen Thi Xuan Thu.


"Setiap kali mereka mulai membangun kembali kehidupan dan mata pencaharian mereka, mereka dihantam lagi oleh badai."


Selain Vietnam, Topan Vamco juga sempat menerjang Filipina. Setidaknya 340 ribu orang menjadi korban banjir besar yang terjadi setelah badai di wilayah timur laut negara itu.


Laporan Badan Bencana Filipina menyatakan badai itu merenggut 33 nyawa, 20 di antaranya berada di Provinsi Cagayan, Isabela, dan Nueva Vizcaya.


Ratusan orang juga dilaporkan terjebak di atap rumah di sekitar sungai Cagayan. Juru bicara Kantor Pertahanan Sipil regional mengatakan tim penyelamat belum bisa menjangkau mereka karena arus banjir yang kuat. (*)


×
Berita Terbaru Update